GemaWarta – 10 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko telah memasuki babak penyisihan. Afrika, dengan 10 tim yang berpartisipasi, menunjukkan kemajuan signifikan dibandingkan dengan edisi sebelumnya. Namun, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar.
Aljazair, salah satu tim Afrika yang paling menjanjikan, sayangnya kalah dari Swiss dengan skor 2-0. Ibrahim Maza, pemain Aljazair yang juga bermain untuk Bayer Leverkusen, menunjukkan kemampuan yang baik, tetapi tidak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan.
Di sisi lain, Mesir dan Maroko berhasil melaju ke babak 16 besar setelah mengalahkan lawan-lawan mereka melalui adu penalti. Kemenangan ini menunjukkan bahwa tim-tim Afrika memiliki kemampuan untuk bersaing dengan tim-tim besar di dunia.
Namun, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Banyak tim Afrika yang kalah dengan selisih satu gol, menunjukkan bahwa mereka masih kurang siap untuk menghadapi tekanan dan kesulitan di level tertinggi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Afrika telah membuat kemajuan signifikan dalam sepak bola, dengan banyak tim yang berhasil melaju ke babak penyisihan Piala Dunia. Namun, untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar, mereka perlu terus meningkatkan kemampuan dan strategi mereka.
Secara keseluruhan, Piala Dunia 2026 telah menunjukkan bahwa Afrika memiliki potensi besar di dunia sepak bola. Dengan terus berlatih dan meningkatkan kemampuan, tim-tim Afrika dapat mencapai kesuksesan yang lebih besar di masa depan.











