OLAHRAGA

Piala Dunia 2026: Inggris Siap Hadapi Kongo di Babak 32 Besar

×

Piala Dunia 2026: Inggris Siap Hadapi Kongo di Babak 32 Besar

Share this article
Piala Dunia 2026: Inggris Siap Hadapi Kongo di Babak 32 Besar
Piala Dunia 2026: Inggris Siap Hadapi Kongo di Babak 32 Besar

GemaWarta – 01 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 memasuki babak 32 besar dan Timnas Inggris siap menghadapi Republik Demokratik Kongo. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, pada Selasa (30/6/2026) waktu setempat.

Inggris yang berada di bawah asuhan pelatih Thomas Tuchel berhasil mengakhiri fase grup sebagai juara Grup L dengan koleksi tujuh poin hasil kemenangan atas Kroasia dan Panama serta satu hasil imbang melawan Ghana. Namun, performa Three Lions belum benar-benar meyakinkan karena mereka beberapa kali kesulitan membongkar pertahanan lawan yang bermain rapat.

🔖 Baca juga:
CSKA Sofia dan Anderlecht Siap Berlaga di Europa League

Harry Kane memang masih menjadi tumpuan utama setelah mencatat rekor sebagai pencetak gol terbanyak Inggris dalam sejarah Piala Dunia, tetapi kondisi tersebut justru menjadi perhatian tersendiri menjelang duel menghadapi Kongo. Inggris kini dituntut membuktikan bahwa mereka tidak lagi hanya bergantung kepada Kane untuk menciptakan peluang maupun mencetak gol.

Republik Demokratik Kongo datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah mencatat hasil mengejutkan sepanjang fase grup dan memastikan tempat di babak gugur lewat permainan disiplin serta pertahanan yang solid. Tim besutan Sebastien Desabre bahkan sukses menahan imbang Portugal sebelum menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan atas Uzbekistan, membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026.

Kehadiran sejumlah pemain yang berkarier di Liga Inggris seperti Aaron Wan-Bissaka, Axel Tuanzebe, Arthur Masuaku, hingga Yoane Wissa membuat Kongo dinilai memahami karakter permainan para pemain Inggris. Yoane Wissa pun menjadi salah satu ancaman terbesar setelah menunjukkan ketajamannya sepanjang turnamen melalui skema serangan balik yang menjadi senjata utama wakil Afrika tersebut.

Inggris kembali akan menghadapi tim yang kemungkinan besar memasang lima bek, seperti yang dilakukan Ghana dan Panama pada fase grup Piala Dunia 2026. Namun, Three Lions kini telah belajar dari pengalaman. Setelah ditahan imbang 0-0 oleh Ghana yang bermain dengan formasi 5-4-1, mereka mampu memecahkan kebuntuan dengan mengalahkan Panama 2-0, yang juga menerapkan pola serupa, pada laga terakhir Grup L.

🔖 Baca juga:
Pertandingan Croatia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Analisis dan Prediksi

Pengalaman itu memberi Thomas Tuchel formula untuk membongkar pertahanan rapat saat Inggris menghadapi Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar. Kongo memasang empat bek ketika menghadapi Uzbekistan yang lebih lemah dari mereka, dalam pola 4-4-2. Hasilnya, mereka menang 3-1. Namun, saat menghadapi Portugal dan Kolombia yang secara kualitas berada di atas mereka, Kongo justru memasang lima bek dengan pendekatan yang lebih progresif.

Tim asuhan Sebastien Desabre itu akan kembali ke setelan awal 5-3-2 seperti saat membuat frustrasi Portugal dan hampir melakukan hal serupa kepada Kolombia. Pilihan itu sangat masuk akal bagi Chancel Mbemba cs. Namun, mereka juga sadar tidak bisa hanya bermain dengan mentalitas menghindari kekalahan.

Jika laga berlanjut hingga adu penalti, Inggris memiliki pengalaman dan rekam jejak yang jauh lebih baik dibandingkan Kongo, yang baru pertama kali tampil di fase gugur Piala Dunia. Kalaupun Desabre tetap memasang lima bek, Tuchel sudah tahu bagaimana cara membongkar pertahanan rapat yang dibentengi lima bek.

Tuchel bisa melakukan hal itu setelah merombak trio gelandang serang di belakang ujung tombak Harry Kane, dari biasanya terdiri dari Anthony Gordon, Jude Bellingham, dan Noni Madueke, menjadi berkomposisi Marcus Rashford, Morgan Rogers, dan Bukayo Saka. Bellingham mungkin kembali berada tepat di belakang Kane setelah Declan Rice sudah bugar untuk bermitra lagi dengan Elliot Anderson di jantung permainan Three Lions.

🔖 Baca juga:
Piala Dunia 2026: Klasemen Terbaru dan Pertandingan yang Memukau

Dalam laga ini, Inggris harus membuktikan bahwa mereka mampu menghadapi tim yang memasang pertahanan rapat dan memiliki keinginan untuk memenangkan pertandingan. Sementara itu, Kongo harus memanfaatkan kesempatan ini untuk membuktikan bahwa mereka bukanlah tim yang lemah dan dapat memberikan perlawanan yang sengit kepada Inggris.

Kesimpulan, pertandingan antara Inggris dan Kongo di babak 32 besar Piala Dunia 2026 akan menjadi pertandingan yang menarik dan penuh tantangan. Inggris harus membuktikan bahwa mereka mampu menghadapi tim yang memasang pertahanan rapat, sementara Kongo harus memanfaatkan kesempatan ini untuk membuktikan bahwa mereka bukanlah tim yang lemah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *