GemaWarta – 21 Mei 2026 | Ruben Amorim memulai musim 2024/2025 dengan penuh harapan. Ia sukses membawa Sporting CP tampil mengesankan sebelum akhirnya menerima pinangan Manchester United. Namun, perjalanan Amorim di Old Trafford tidak berjalan sesuai harapan.
United tetap terpuruk dan permainan mereka belum mencerminkan kualitas sang pelatih. Dalam tujuh pertandingan, Amorim mencatatkan dua kemenangan, sekali hasil imbang, dan empat kekalahan.
Setelah dipecat dari Manchester United, Amorim belum kembali ke dunia sepakbola. Namun, presiden Benfica, Rui Costa, telah melakukan negosiasi pribadi untuk membawa Amorim ke klub Portugal tersebut.
Amorim telah menolak pendekatan awal, tetapi Costa masih berharap dapat membujuknya. Amorim memiliki hubungan dengan Benfica sebagai mantan pemain, dan Costa berharap dapat menggunakan hubungan ini untuk membujuknya kembali ke dunia manajemen.
Sementara itu, Manchester United telah menemukan kesuksesan di bawah kepemimpinan Michael Carrick. Carrick telah membawa United ke posisi ketiga di Liga Premier dan telah memenangkan 11 pertandingan dari 16 pertandingan di bawah kepemimpinannya.
Kapten United, Bruno Fernandes, telah memuji Carrick dan mengatakan bahwa perubahan kepemimpinan itu diperlukan. Fernandes juga telah membantah kritik dari Roy Keane, yang mengatakan bahwa Fernandes lebih peduli dengan rekor assist daripada kesuksesan tim.
Sam Allardyce, mantan manajer Inggris, telah membela Carrick dan mengatakan bahwa kritik Keane tidak dapat menghilangkan kesuksesan yang telah dicapai Carrick sebagai manajer interim.
Dalam beberapa bulan terakhir, Manchester United telah menemukan kesuksesan dan stabilitas di bawah kepemimpinan Carrick. Sementara itu, Amorim masih mencari jalan kembali ke dunia sepakbola. Apakah Amorim akan kembali ke Benfica atau mencari kesempatan lain?











