OLAHRAGA

Si Kurus Benahi Mental Garuda Muda, Timnas U-17 Siap Gempur AFC U-17 Asian Cup 2026

×

Si Kurus Benahi Mental Garuda Muda, Timnas U-17 Siap Gempur AFC U-17 Asian Cup 2026

Share this article
Si Kurus Benahi Mental Garuda Muda, Timnas U-17 Siap Gempur AFC U-17 Asian Cup 2026
Si Kurus Benahi Mental Garuda Muda, Timnas U-17 Siap Gempur AFC U-17 Asian Cup 2026

GemaWarta – 27 April 2026 | Jakarta, 26 April 2026 – Pelatih Tim Nasional Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, mengumumkan keputusan penting menjelang turnamen AFC U-17 Asian Cup 2026 yang akan digelar di Arab Saudi. Dalam rapat akhir seleksi, enam pemain inti dicoret dari skuad, memberi ruang bagi 23 pemain terpilih yang diyakini mampu menampilkan performa maksimal.

Keputusan tersebut diambil setelah proses evaluasi yang ketat, termasuk pemeriksaan medis dan penilaian psikologis. Kurniawan menegaskan bahwa pemotongan pemain bukan sekadar faktor teknis, melainkan upaya menyiapkan mental juara. “Kami ingin Garuda Muda tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki ketangguhan mental yang siap menghadapi tekanan internasional,” ungkapnya.

🔖 Baca juga:
Vietnam U-17 Cetak 14 Gol, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Masih Punya Harapan di AFF 2026

Enam nama yang harus kembali ke klub masing-masing adalah Muhammad Mierza Firjatullah, Syahdan Caesar El Fadhil, Handri Dimas Sulistyo, Shoyyo Himawan, Al Faruqi Rangkayo Budi Ginting, dan Komang Semadi. Berikut rincian singkat penyebab masing-masing pemain terpilih kembali:

  • Muhammad Mierza Firjatullah – cedera hamstring belum pulih, diperkirakan butuh enam pekan pemulihan.
  • Syahdan Caesar El Fadhil – persaingan posisi gelandang tengah sangat ketat, performa latihan tidak memenuhi standar akhir.
  • Handri Dimas Sulistyo – evaluasi taktik menunjukkan kesulitan adaptasi dengan sistem pressing tinggi.
  • Shoyyo Himawan – statistik tembakan ke arah gawang menurun drastis dalam tiga pertandingan terakhir.
  • Al Faruqi Rangkayo Budi Ginting – keputusan medis menyarankan istirahat total akibat masalah meniskus.
  • Komang Semadi – kurangnya konsistensi dalam latihan fisik dan taktik.

Langkah strategis ini mendapat sorotan luas, mengingat Garuda Muda berada pada fase persiapan intensif. Kurniawan menambahkan, proses pemulihan Mierza diperkirakan memakan waktu enam pekan, sehingga tidak memungkinkan ia berkontribusi dalam fase kualifikasi akhir. “Memaksakan pemain yang belum siap justru berbahaya bagi diri mereka dan tim,” tegas pelatih.

Di samping pemotongan, fokus utama kini beralih pada 23 pemain yang terpilih. Mereka akan menjalani program intensif selama empat minggu, meliputi latihan taktik, penguatan fisik, dan sesi psikologis dengan konsultan mental yang dikenal sebagai “Si Kurus“. Julukan tersebut mencerminkan pendekatan sederhana namun efektif dalam mengasah mental pemain: mengurangi beban berlebih, menajamkan fokus, dan menumbuhkan kepercayaan diri.

🔖 Baca juga:
Media China Prediksi Kemenangan 7-0 atas Indonesia di Piala Asia U-17 2026, Tim Garuda Siap Membalas?

Program mental ini mencakup simulasi tekanan pertandingan, teknik pernapasan, serta workshop tentang manajemen stres. “Kami ingin setiap pemain mampu mengendalikan emosi ketika berada di bawah sorotan media dan suporter,” kata konsultan tersebut.

Persiapan teknis tidak kalah penting. Tim teknis melibatkan analisis video lawan, terutama tim-tim kuat dari Timur Tengah dan Asia Selatan yang diprediksi menjadi rival utama di grup fase akhir. Latihan taktik menitikberatkan pada transisi cepat, pressing tinggi, serta pola serangan berbasis sayap yang telah terbukti efektif pada turnamen sebelumnya.

Selain itu, Kurniawan menekankan pentingnya kebersamaan di luar lapangan. Tim diarahkan untuk melakukan kegiatan sosial di Jakarta, termasuk kunjungan ke panti asuhan dan kegiatan kebersihan lingkungan. “Membangun rasa kebersamaan dan empati akan memperkuat ikatan tim, yang pada gilirannya meningkatkan koordinasi di atas lapangan,” jelasnya.

🔖 Baca juga:
Mierza Firjatullah Pimpin Garuda Muda, Jadwal dan Kemenangan Telak atas Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

Menjelang keberangkatan ke Arab Saudi, jadwal latihan akan dipadatkan dengan tiga sesi per hari, ditambah sesi pemulihan seperti pijat dan hidroterapi. Kesehatan pemain menjadi prioritas utama, dengan tim medis yang siap memantau kondisi kebugaran setiap menit.

Harapan publik tinggi. Sebelumnya, Timnas Indonesia U-17 pernah mencapai semifinal pada edisi 2022, namun gagal melaju ke final. Dengan skuad yang lebih terfokus, serta dukungan mental dari Si Kurus, optimisme kini kembali menguat. “Kami percaya bahwa mental yang kuat akan menjadi perbedaan utama dalam menghadapi tekanan pertandingan penting,” tutup Kurniawan.

Dengan langkah tegas, pemilihan pemain yang selektif, dan program mental yang terintegrasi, Garuda Muda siap menatap AFC U-17 Asian Cup 2026 dengan keyakinan baru. Semua mata kini tertuju pada performa tim, dan apakah strategi “Si Kurus” dapat mengantarkan mereka meraih prestasi tertinggi di tingkat Asia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *