GemaWarta – 10 Juni 2026 | TVRI, lembaga penyiaran publik di Indonesia, siap menyambut Piala Dunia 2026 dengan berbagai inovasi. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menghadiri pelantikan Direktur Utama Pengganti Antarwaktu (PAW) LPP TVRI periode 2023–2028 di Jakarta. Dalam kesempatan ini, Menteri Riefky menyatakan bahwa TVRI dapat menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif nasional kepada masyarakat yang lebih luas melalui penyiaran.
TVRI juga telah menggratiskan izin nobar Piala Dunia 2026 untuk warkop di Aceh, guna mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah setempat. Selain itu, TVRI juga menawarkan siaran langsung Piala Dunia 2026 melalui aplikasi MAXStream TV dan Fola Play, dengan kualitas HD dan tanpa buffer.
Tubagus Fiki Chikara Satari telah dilantik sebagai Direktur Utama (Dirut) Pengganti Antarwaktu (PAW) Periode 2023-2028, menggantikan Iman Brotoseno. Fiki dipilih setelah melalui proses seleksi yang dilakukan secara terbuka, objektif, dan profesional. Ia diharapkan dapat membawa TVRI ke depan dan memanfaatkan berbagai peluang yang ada, termasuk penyelenggaraan siaran Piala Dunia 2026.
Untuk meningkatkan kualitas siaran, TVRI telah melakukan berbagai persiapan, termasuk simulasi cara pendaftaran lisensi nonton bareng di hadapan Asosiasi Warung Kopi se-Banda Aceh. Pelaku usaha warung kopi dapat melakukan pendaftaran melalui barcode resmi yang disediakan TVRI, sehingga mereka dapat menyelenggarakan nobar secara resmi.
Dengan berbagai inovasi dan persiapan yang dilakukan, TVRI siap menyambut Piala Dunia 2026 dan memberikan pengalaman menonton yang memuaskan bagi masyarakat Indonesia.
Kesimpulan, TVRI telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas siaran dan memberikan pengalaman menonton yang memuaskan bagi masyarakat Indonesia. Dengan demikian, TVRI siap menyambut Piala Dunia 2026 dan menjadi sarana hiburan yang terdepan di Indonesia.











