GemaWarta – 07 Mei 2026 | Vinicius Junior kembali menjadi sorotan utama La Liga musim 2025/2026 setelah penampilan gemilangnya melawan Espanyol pada pekan ke-33. Dengan mencetak dua gol dan memberikan satu assist, sang penyerang Brasil mencatat total 15 gol serta 6 assist dalam 33 laga, statistik yang menempatkannya di antara penyerang teratas kompetisi. Keberhasilan tersebut sekaligus menunda harapan Barcelona untuk mengamankan gelar juara, mengingat selisih poin yang kini semakin tipis.
Di sisi lain, Real Madrid tengah berhadapan dengan dinamika internal yang cukup rumit. Negosiasi kontrak baru Vinicius menjadi sorotan utama media setelah laporan bahwa pemain tersebut menuntut struktur gaji sebanding dengan rekan sekotanya, Kylian Mbappe. Perwakilan pemain menuntut bonus performa, klausul pelepasan, dan jaminan peran penting dalam proyek jangka panjang klub. Sementara itu, manajemen klub, dipimpin oleh Florentino Perez, menyatakan niat kuat untuk mempertahankan Vinicius sebagai bagian inti tim, meski terdapat ketegangan dengan mantan pelatih Xabi Alonso yang dinilai “toksik” oleh sang pemain.
Berikut rangkuman statistik individu Vinicius Junior hingga pekan ke-33:
| Musim | Laga | Gol | Assist | Rata-rata Gol per Laga |
|---|---|---|---|---|
| 2025/2026 | 33 | 15 | 6 | 0,45 |
Statistik tersebut menegaskan peran krusial Vinicius dalam serangan Madrid, terutama di pertandingan-pertandingan penting seperti kontra Espanyol. Gol-gol tersebut tidak hanya mengamankan tiga poin, tetapi juga menambah tekanan pada Barcelona yang kini harus menunggu hingga akhir musim untuk mengukuhkan gelar.
Posisi klasemen La Liga saat ini menunjukkan Real Madrid berada di posisi ketiga dengan 62 poin, di belakang Barcelona (66 poin) dan Atletico Madrid (64 poin). Namun, selisih poin yang sempit membuat setiap pertandingan menjadi penentu. Kemenangan melawan Espanyol memperkecil jarak Real Madrid dari pemuncak klasemen, sekaligus menambah beban psikologis pada skuad Barcelona yang harus menunggu hasil pertemuan langsung antara kedua raksasa Spanyol.
- Vinicius menuntut peran yang lebih jelas dengan pelatih baru; ia menyatakan hubungan kerja dengan Xabi Alonso tidak produktif.
- Florentino Perez mempertimbangkan mempertahankan kombinasi Vinicius dan Mbappe setidaknya satu musim lagi untuk menilai sinergi keduanya.
- Jika kontrak Vinicius gagal, Real Madrid berisiko kehilangan pemain tersebut secara gratis pada musim panas berikutnya atau menjualnya dengan nilai lebih rendah.
Selain isu kontrak, Real Madrid juga sedang menyiapkan strategi transfer musim panas. Beberapa laporan mengindikasikan minat klub pada gelandang kreatif asal Prancis dan bek tengah berpengalaman untuk menambah kedalaman skuad. Sementara Barcelona, yang dipimpin oleh Xavi Hernandez, tampak fokus pada stabilisasi lini pertahanan setelah beberapa kebobolan berulang.
Kesimpulannya, kemenangan Real Madrid atas Espanyol menunda pesta juara Barcelona dan menambah tekanan pada negosiasi kontrak Vinicius. Jika klub dapat menyelesaikan permasalahan internal dan memberikan kepastian masa depan bagi pemain bintang, Vinicius kemungkinan besar akan terus menjadi senjata utama dalam perjuangan Real Madrid menantang dominasi Barcelona di akhir musim.











