TEKNO

Spotify Luncurkan Aplikasi Studio untuk Mengalahkan Google NotebookLM

×

Spotify Luncurkan Aplikasi Studio untuk Mengalahkan Google NotebookLM

Share this article
Spotify Luncurkan Aplikasi Studio untuk Mengalahkan Google NotebookLM
Spotify Luncurkan Aplikasi Studio untuk Mengalahkan Google NotebookLM

GemaWarta – 27 Mei 2026 | Spotify telah meluncurkan aplikasi Studio, sebuah aplikasi AI yang dapat mengubah prompt, kebiasaan mendengarkan, dan konteks pribadi menjadi podcast pribadi. Aplikasi ini ditujukan untuk mengalahkan Google NotebookLM dalam hal AI audio.

Aplikasi Studio oleh Spotify Labs dapat membuat podcast pribadi, briefing harian, dan pengalaman audio yang dipersonalisasi dari prompt dan konteks pengguna. Aplikasi ini dapat memahami kebiasaan mendengarkan pengguna di seluruh musik, podcast, dan buku audio, serta mengambil pengetahuan dari seluruh dunia.

🔖 Baca juga:
Spotify Luncurkan Fitur Podcast AI, Pengguna Bisa Membuat Konten Audio Pribadi

Spotify tidak hanya ingin menyajikan apa yang sudah ada, tetapi juga ingin membantu menciptakan apa yang akan didengar pengguna selanjutnya. Aplikasi Studio akan diluncurkan sebagai aplikasi desktop mandiri, terpisah dari aplikasi Spotify utama. Aplikasi ini dapat membuat audio pribadi yang dipersonalisasi, termasuk briefing harian dan podcast pendek tentang topik tertentu.

Spotify juga telah meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna mendengarkan artikel majalah dalam format audio. Fitur ini disebut Articles, dan dapat diakses oleh pengguna di pasar tempat Spotify Audiobooks beroperasi. Artikel-artikel ini berasal dari publikasi internasional seperti Rolling Stone, The Atlantic, Vogue, Variety, Billboard, Vibe, GQ, WIRED, Vanity Fair, dan Pitchfork.

🔖 Baca juga:
Spotify Down: Bagaimana Perusahaan Musik Menghadapi Tantangan dan Membangun Kembali

Spotify berharap fitur Articles dapat membantu pengguna membangun kebiasaan mendengarkan yang lebih baik, dan dapat membantu meningkatkan pendapatan pengguna melalui penjualan artikel individual. Fitur ini juga dapat membantu meningkatkan pendapatan pengguna melalui penjualan artikel individual.

Sementara itu, Lionel Richie, seorang musisi legendaris, telah membangun kekayaan melalui penjualan rekaman, pendapatan streaming, dan kerja sama merek. Ia telah menjual lebih dari 100 juta rekaman di seluruh dunia, dan memiliki lebih dari 12,8 juta pendengar bulanan di Spotify.

🔖 Baca juga:
Investor Global Menyambut Baik Langkah Baru Spotify dan Potensi Ekonomi Indonesia

Di sisi lain, Gereja Kristen telah lama debat tentang bagaimana memperlakukan Hukum Musa. Beberapa orang Kristen berpikir bahwa Hukum Musa harus diikuti secara ketat, sementara yang lain berpikir bahwa Hukum Musa sudah tidak relevan lagi. Namun, yang jelas adalah bahwa Hukum Musa masih memiliki nilai dan makna yang dalam bagi banyak orang Kristen.

Dalam beberapa tahun terakhir, Spotify telah berkembang menjadi sebuah platform yang tidak hanya menyajikan musik, tetapi juga podcast, buku audio, dan konten lainnya. Dengan peluncuran aplikasi Studio dan fitur Articles, Spotify berharap dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan meningkatkan pendapatan pengguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *