Kuliner

Matcha dan Masa Depan Minuman di Tengah Kecemasan Ekonomi

×

Matcha dan Masa Depan Minuman di Tengah Kecemasan Ekonomi

Share this article
Matcha dan Masa Depan Minuman di Tengah Kecemasan Ekonomi
Matcha dan Masa Depan Minuman di Tengah Kecemasan Ekonomi

GemaWarta – 28 Mei 2026 | Di tengah ketidakpastian ekonomi, tekanan karier, dan naiknya biaya hidup, generasi muda justru semakin rela membayar mahal untuk pengalaman-pengalaman kecil yang memberi rasa nyaman sesaat. Yang dibeli bukan lagi sekadar minuman, melainkan jeda rasa ketenangan.

Fenomena ini dikenal sebagai "matcha effect", di mana generasi muda membeli pengalaman mikro untuk menjaga stabilitas emosional di tengah dunia yang semakin melelahkan. Matcha, minuman kekinian yang digandrungi oleh banyak kalangan, hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari latte, frappe, dessert drink, sampai kreasi fusion dengan kopi.

🔖 Baca juga:
Fahmi Bo Bangkit: Kesehatan Membaik, Usaha Kuliner Acar Buntut Sapi Bersama Istri

Namun, setelah tren matcha begitu kuat menguasai selera banyak orang, kini muncul satu minuman lain yang mulai mencuri perhatian, yaitu horchata. Minuman creamy dengan cita rasa manis lembut dan aroma kayu manis ini perlahan masuk ke menu kafe, coffee shop, hingga bar di berbagai negara.

Horchata sendiri bukan minuman baru, tetapi telah menjadi bagian dari budaya Spanyol dan Meksiko selama berabad-abad. Dengan popularitasnya yang meningkat, horchata mulai menjadi alternatif bagi matcha, menawarkan rasa yang lebih lembut, menyegarkan, dan terasa seperti dessert dalam bentuk minuman.

🔖 Baca juga:
Soto, Kuliner Khas Indonesia yang Menggugah Selera

Sementara itu, ube, minuman lain yang berasal dari Filipina, juga mulai mendapatkan perhatian internasional. Ube telah menjadi tren di kalangan pecinta kuliner, dengan berbagai varian rasa dan bentuk, dari es krim hingga kue.

Nana’s Green Tea, sebuah perusahaan Jepang yang telah berdiri selama 25 tahun, juga membuka cabang di Vancouver, Kanada, menawarkan berbagai macam matcha dan minuman lainnya. Perusahaan ini telah mengembangkan lebih dari 90 cabang di seluruh dunia, menawarkan pengalaman unik bagi pecinta matcha.

🔖 Baca juga:
Festival Rujak Uleg 2026: Pesta Rakyat yang Menghidupkan Kota Surabaya

Kayanoya, sebuah perusahaan Jepang lainnya, juga menawarkan berbagai macam cookies dengan rasa unik, termasuk matcha, dashi, dan shichimi. Cookies ini dibuat dengan menggunakan bahan-bahan alami dan tradisional Jepang, menawarkan rasa yang autentik dan lezat.

Dalam kesimpulan, matcha dan minuman lainnya telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan generasi muda. Dengan berbagai varian rasa dan bentuk, matcha dan minuman lainnya telah menjadi alternatif bagi mereka yang mencari pengalaman unik dan menyegarkan. Namun, perlu diingat bahwa di balik popularitas matcha dan minuman lainnya, terdapat cerita besar tentang perubahan psikologi ekonomi generasi muda urban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *