GemaWarta – 12 Agustus 2026 | Musim Eredivisie baru saja dimulai, dan Ajax Amsterdam langsung menunjukkan kekuatan mereka dengan mengalahkan PEC Zwolle dengan skor 2-0. Kemenangan ini memang membawa kegembiraan bagi pendukung Ajax, namun di balik itu, beberapa pertanyaan mengenai strategi dan pemilihan pemain oleh pelatih Míchel Sánchez mulai muncul.
Salah satu pertanyaan yang paling menarik adalah mengenai keputusan Sánchez untuk tidak memulai Daley Blind dalam pertandingan tersebut. Wim Kieft, seorang analis sepak bola, mengungkapkan keheranannya dengan keputusan ini, mengingat Blind adalah pemain yang sangat berpengalaman dan penting bagi tim. Kieft bertanya-tanya apakah Blind tidak bisa bermain dua pertandingan berturut-turut, mengingat jadwal pertandingan yang tidak terlalu berat.
Di sisi lain, pelatih Sánchez menjelaskan bahwa keputusannya untuk tidak memulai Blind adalah karena ia ingin memberi kesempatan kepada pemain lain, seperti Youri Baas dan Aaron Bouwman, untuk bermain. Ia juga menekankan bahwa memiliki banyak pilihan pemain yang berkualitas adalah hal yang baik bagi tim.
Pertandingan melawan PEC Zwolle juga menandai debut Marc-Andre ter Stegen, kiper baru Ajax, yang dipinjam dari Barcelona. Ter Stegen langsung membuat dampak dengan melakukan penyelamatan yang sangat penting pada babak pertama, membantu Ajax mempertahankan clean sheet. Tim Krul, mantan kiper Timnas Belanda, memuji penyelamatan Ter Stegen, menyebutnya sebagai penyelamatan kelas dunia.
Ter Stegen sendiri dipilih oleh Sánchez sebagai kiper utama untuk pertandingan tersebut, bukan Maarten Paes, yang sebelumnya telah tampil baik di pramusim. Sánchez menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena ia memiliki kepercayaan besar pada Ter Stegen, meskipun Paes juga telah menunjukkan performa yang baik.
Sementara itu, spekulasi tentang masa depan Mika Godts di Ajax juga menjadi topik hangat. Godts, yang dilaporkan ingin bergabung dengan Paris Saint-Germain, tidak bermain dalam pertandingan melawan PEC Zwolle, yang menimbulkan pertanyaan tentang statusnya di tim. Namun, zaakwaarnemer Godts mengklarifikasi bahwa keputusan ini tidak terkait dengan transfer, melainkan karena alasan keamanan dan untuk menghindari risiko cedera.
Dalam beberapa hari mendatang, Ajax akan terus berjuang untuk mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen Eredivisie. Dengan pemain-pemain baru dan strategi yang terus berkembang, pendukung Ajax memiliki alasan untuk optimis tentang masa depan tim mereka.
Kesimpulan dari pertandingan pertama Ajax di musim Eredivisie ini adalah bahwa tim masih memiliki banyak potensi untuk tumbuh dan berkembang. Dengan keputusan pelatih yang strategis dan performa pemain yang solid, Ajax siap untuk menghadapi tantangan yang akan datang dan memperjuangkan gelar juara.











