GemaWarta – 17 Juli 2026 | Bastian Schweinsteiger, mantan pemain tim nasional Jerman, baru-baru ini menjadi sorotan karena komentarnya yang dianggap rasis terkait dengan gaya permainan sepak bola Afrika. Ia menyatakan bahwa sepak bola Afrika adalah “sedikit liar” dan “tidak terlalu terkondisi oleh taktik”. Komentar ini menuai kecaman dari banyak pihak, termasuk dari pelatih Côte d’Ivoire, Emerse Fae, yang menyebutnya sebagai “komentar yang aneh” dan mungkin “bersifat rasis”.
Di sisi lain, Schweinsteiger juga membuat heboh dengan saran kontroversialnya terkait dengan pelatih tim nasional Jerman. Ia mengusulkan Louis van Gaal, mantan pelatihnya di FC Bayern München, sebagai pengganti Jürgen Klopp. Menurut Schweinsteiger, van Gaal memiliki kemampuan untuk membangun sesuatu yang baru dan memiliki struktur yang baik. Namun, saran ini juga menuai kecaman dari banyak pihak, karena van Gaal bukanlah pelatih asal Jerman.
Schweinsteiger juga memiliki pengalaman bermain di liga Amerika, yaitu Major League Soccer (MLS), saat ia bergabung dengan Chicago Fire. Ia menjadi salah satu dari banyak pemain sepak bola terkenal yang memilih untuk bermain di MLS, termasuk Robert Lewandowski yang baru-baru ini bergabung dengan Chicago Fire.
Lewandowski menyatakan bahwa keputusannya untuk bermain di MLS bukanlah keputusan yang mudah, tetapi ia dan keluarganya sangat antusias untuk menyambut tantangan baru ini. Ia juga menyatakan bahwa ia tidak bisa membayangkan bermain untuk klub Eropa lain selain Barcelona, dan oleh karena itu, ia memutuskan untuk pindah ke Amerika Serikat.
MLS telah menjadi magnet bagi banyak pemain sepak bola terkenal, termasuk beberapa juara Piala Dunia. Beberapa contoh pemain yang telah bermain di MLS termasuk Lothar Matthäus, Youri Djorkaeff, Thierry Henry, dan Alessandro Nesta.
Dalam beberapa tahun terakhir, MLS telah berkembang pesat dan menjadi liga yang lebih kompetitif. Banyak tim telah berinvestasi besar-besaran untuk mendatangkan pemain-pemain terbaik dari seluruh dunia, dan liga ini telah menjadi tujuan bagi banyak pemain yang ingin mencari tantangan baru dan meningkatkan karir mereka.
Kesimpulan, Bastian Schweinsteiger telah menjadi sorotan karena komentarnya yang dianggap rasis dan saran kontroversialnya terkait dengan pelatih tim nasional Jerman. Namun, ia juga memiliki pengalaman bermain di liga Amerika dan telah menjadi bagian dari komunitas sepak bola yang lebih luas. MLS telah menjadi magnet bagi banyak pemain sepak bola terkenal, dan liga ini terus berkembang dan menjadi lebih kompetitif.











