GemaWarta – 17 Juli 2026 | Timnas Prancis kalah dari Spanyol dengan skor 2-0 dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2026. Bintang Paris Saint-Germain, Ousmane Dembélé, menjadi sorotan setelah dikabarkan memicu ketegangan di antara para pemain saat jeda babak pertama.
Menurut surat kabar Prancis L’Équipe, Dembélé mengkritik cara mereka menekan timnas Spanyol di lini pertahanan. Pernyataan Dembélé memicu kemarahan para pemain timnas Prancis, yang menganggapnya tidak menjalankan peran yang diharapkan darinya secara umum pada babak pertama.
Situasi ini mencerminkan penurunan performa yang dialami timnas Prancis pada babak kedua, yang membuat mereka gagal membalikkan ketertinggalan satu gol, bahkan kebobolan gol lagi dan tersingkir dari Piala Dunia di babak semifinal.
Yang menarik, bintang Prancis lainnya, Kylian Mbappé, juga mengkritik tekanan yang diberikan timnas Prancis terhadap timnas Spanyol selama pertandingan, dalam pernyataannya kepada media setelah laga usai.
Saat ini, timnas Prancis sedang bersiap untuk menghadapi timnas Inggris pada tengah malam Minggu mendatang, guna menentukan peringkat ketiga dan keempat di Piala Dunia 2026, setelah Inggris kalah dari Argentina dengan skor 1-2.
Didier Deschamps, pelatih timnas Prancis, mungkin perlu membuat beberapa penyesuaian sebelum pertandingan melawan Inggris. Ousmane Dembélé telah menjadi pemimpin alami tim, dan komentarnya dapat menjadi kunci untuk memperbaiki permainan tim.
Kylian Mbappé juga setuju dengan Dembélé, mengatakan bahwa Prancis tidak mampu menciptakan peluang yang cukup untuk memenangkan pertandingan. Ia juga mengkritik tekanan yang diberikan timnas Prancis terhadap Spanyol.
Pertandingan melawan Inggris akan menjadi kesempatan terakhir bagi Prancis untuk menyelamatkan kehormatan mereka di Piala Dunia 2026. Dengan permainan yang lebih baik dan strategi yang tepat, mereka mungkin dapat memenangkan pertandingan dan meraih peringkat ketiga.
Kesimpulan, kekalahan Prancis dari Spanyol menjadi pelajaran berharga bagi timnas Prancis. Mereka perlu memperbaiki permainan mereka dan meningkatkan kerja sama di antara pemain untuk mencapai kesuksesan di turnamen internasional.











