GemaWarta – 01 Juni 2026 | Keluarga mantan pemain NHL Claude Lemieux telah mengumumkan bahwa mereka akan menyumbangkan otaknya untuk penelitian tentang efek jangka panjang cedera otak berulang dan gegar otak.
Claude Lemieux, yang meninggal dunia pada usia 60 tahun, bermain di NHL selama tiga dekade dan memenangkan empat gelar Stanley Cup. Ia dikenal karena gaya bermainnya yang keras dan kompetitif, yang sering membuatnya terlibat dalam pertarungan dan cedera.
Penelitian CTE (Chronic Traumatic Encephalopathy) adalah sebuah kondisi yang disebabkan oleh cedera otak berulang, yang dapat menyebabkan gejala seperti demensia, depresi, dan kehilangan memori. Banyak mantan pemain NFL dan NHL yang telah didiagnosis dengan CTE setelah meninggal dunia.
Keluarga Lemieux berharap bahwa sumbangan otaknya dapat membantu meningkatkan kesadaran dan penelitian tentang CTE, serta membantu mencegah cedera otak pada atlet muda.
Claude Lemieux bukanlah satu-satunya mantan pemain NHL yang telah didiagnosis dengan CTE. Beberapa mantan pemain lainnya, seperti Steve Montador dan Todd Ewen, juga telah didiagnosis dengan kondisi ini setelah meninggal dunia.
Penelitian CTE masih dalam tahap awal, dan banyak yang masih belum diketahui tentang kondisi ini. Namun, dengan sumbangan otak dari keluarga Lemieux, para peneliti berharap dapat mempelajari lebih lanjut tentang CTE dan bagaimana mencegahnya.











