GemaWarta – 01 Juni 2026 | Kevin De Bruyne, gelandang Napoli, baru-baru ini mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap pola kepemimpinan mantan pelatih Napoli, Antonio Conte. De Bruyne mengaku bahwa visinya tentang sepak bola sering bertentangan dengan Conte, sehingga ia tidak pernah merasa sepenuhnya nyaman dalam sistem yang diterapkan oleh Conte.
De Bruyne juga menyatakan bahwa Napoli sering bermain dengan formasi 5-4-1 dan terlalu mundur ke wilayah pertahanan sendiri, sehingga produksi golnya mengecewakan. Ia berharap dapat berbicara dengan manajemen Napoli mengenai masa depannya karena ingin menikmati permainan sepak bola di bawah pelatih baru, Massimiliano Allegri.
Cristian Stellini, asisten pelatih Conte, merespons pernyataan De Bruyne dengan kritik pedas. Stellini menyatakan bahwa De Bruyne tidak pernah menunjukkan kegembiraan atau antusiasme selama bermain di Napoli, dan bahwa ia harus menjadi teladan bagi para pemain muda.
Sementara itu, Allegri telah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan Napoli, dan ia berencana untuk menerapkan sistem 4-3-3. Ia juga dikabarkan ingin merekrut Adrien Rabiot dari AC Milan untuk bergabung dengan Scott McTominay di tim tengah.
Noa Lang, pemain sayap Napoli, juga telah menyatakan kegembiraannya atas kepergian Conte dan berharap dapat sukses di Napoli di bawah Allegri. Ayahnya, Jeffrey Lang, mengungkapkan bahwa Noa sangat bersemangat dan ingin membuktikan dirinya di Napoli.
Kesimpulan, kepergian Conte dari Napoli telah membuka lembaran baru bagi klub, dan De Bruyne berharap dapat menikmati permainan sepak bola di bawah Allegri. Sementara itu, Allegri berencana untuk merekrut pemain baru dan menerapkan sistem yang berbeda untuk mencapai kesuksesan di Napoli.











