Uncategorized

Persaingan Sengit Belgium vs USA di Piala Dunia 2026

×

Persaingan Sengit Belgium vs USA di Piala Dunia 2026

Share this article
Persaingan Sengit Belgium vs USA di Piala Dunia 2026
Persaingan Sengit Belgium vs USA di Piala Dunia 2026

GemaWarta – 08 Juli 2026 | Pertandingan Piala Dunia 2026 antara Belgia dan Amerika Serikat (AS) telah menjadi sorotan karena kontroversi seputar kartu merah yang diberikan kepada pemain AS, Folarin Balogun. Keputusan FIFA untuk membatalkan kartu merah tersebut setelah intervensi langsung dari Presiden AS, Donald Trump, menuai kritik dan kecaman dari berbagai pihak, termasuk Asosiasi Sepak Bola Belgia dan UEFA.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, membela keputusan tersebut dengan menyatakan bahwa mempertahankan hubungan dekat dengan pemerintah AS sangat penting untuk kesuksesan Piala Dunia. Namun, keputusan ini telah memicu debat tentang potensi bias dan intervensi politik dalam sepak bola internasional.

🔖 Baca juga:
Piala Dunia 2026: Bagan Pertandingan dan Prediksi Timnas Lolos Babak 32 Besar

Di luar kontroversi tersebut, pertandingan antara Belgia dan AS berakhir dengan kemenangan Belgia dengan skor 4-1. Pemain Belgia, Romelu Lukaku, mempersembahkan gol dan merayakannya dengan melakukan gerakan tarian ‘YMCA’ yang terkenal, yang merupakan sindiran kepada Presiden Trump.

Sementara itu, dalam kancah politik, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengkritik keputusan AS dalam konteks Piala Dunia, menyebutnya sebagai bagian dari ‘MAGA playbook’ yang melibatkan taktik ‘memutar aturan, mengintimidasi lawan, menciptakan hambatan, dan curang’. Ini terjadi saat hubungan antara AS dan Iran semakin tegang, terutama setelah serangan terhadap kapal tanker minyak di Selat Hormuz.

🔖 Baca juga:
Piala Dunia 2026: Australia Mengejutkan Turki dengan Kemenangan 2-0

Pertemuan NATO ke-36 juga berlangsung di Ankara, Turki, membahas berbagai isu pertahanan, termasuk peningkatan belanja pertahanan dan dukungan jangka panjang untuk Ukraina. KTT ini dihadiri oleh pemimpin dari berbagai negara, termasuk Presiden AS, Donald Trump, dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Secara keseluruhan, Piala Dunia 2026 telah menjadi ajang yang tidak hanya mempertandingkan kehebatan sepak bola tim-tim nasional, tetapi juga menjadi panggung bagi dinamika politik dan geopolitik global.

🔖 Baca juga:
Djurgården vs Sirius: Pertarungan Sengit di Allsvenskan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *