GemaWarta – 12 Juni 2026 | Pembalap Moto3 Indonesia, Veda Ega Pratama, merasa kecewa dengan hasil buruk di Moto3 Hungaria 2026. Ia hanya mampu finis di posisi ke-16 dengan selisih waktu +33.461 detik dari Maximo Quiles, pemenang balapan.
Veda Ega Pratama sebenarnya sempat merangsek ke posisi enam pada lap pertama balapan Moto3 Hungaria yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park. Namun, ia langsung merosot drastis di luar 10 besar setelah menjalani long lap penalty.
Pembalap Honda Team Asia itu kesulitan bersaing di grid terdepan dan harus puas finis ke-16. Veda Ega harus menjalani penalti akibat kesalahan yang dilakukan selama kualifikasi. Ia dianggap sengaja berkendara terlalu lambat sehingga mengganggu laju pembalap lain pada kualifikasi Q2 tepatnya di titik tikungan 5.
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, juga merasa kecewa dengan hasil Veda Ega Pratama. Ia menyatakan bahwa hasil ini bukanlah yang diharapkan dan Veda Ega memiliki potensi untuk meraih hasil lebih baik.
Veda Ega Pratama sendiri mengakui bahwa balapan kali ini benar-benar berat. Penalti long lap membuat segalanya sangat sulit karena setelah menjalani penalti tersebut, ia kehilangan kontak dengan rombongan depan dan harus menghabiskan sebagian besar balapan untuk mencoba merebut kembali posisi yang telah hilang.
Tentu saja hasil ini mengecewakan karena Veda Ega tahu ia memiliki kecepatan untuk bersaing lebih dekat di rombongan depan. Namun, Veda Ega harus menerima situasi ini karena penalti tersebut adalah konsekuensi dari kesalahan yang dilakukan selama kualifikasi.
Veda Ega Pratama berharap dapat belajar dari kesalahan ini dan mempersiapkan diri untuk balapan selanjutnya. Ia berharap dapat meraih hasil lebih baik dan membuat tim serta pendukungnya bangga.
Dalam kesimpulan, Veda Ega Pratama merasa kecewa dengan hasil buruk di Moto3 Hungaria 2026. Ia harus menjalani long lap penalty yang membuatnya kehilangan kontak dengan rombongan depan. Namun, Veda Ega tetap bersemangat dan berharap dapat belajar dari kesalahan ini untuk meraih hasil lebih baik di balapan selanjutnya.











