GemaWarta – 17 April 2026 | Rio de Janeiro, 16 April 2026 – Atletico Mineiro berhasil mengamankan tiga poin penting dalam laga grup Copa Sudamericana melawan Juventud de Las Piedras pada Kamis malam. Pertandingan yang berlangsung di stadion rumah Galo ini berakhir dengan skor 2-1 setelah Mateo Cassierra menambahkan gol kemenangan pada menit ke-90, mengukir kemenangan tipis bagi tim asuhan Cuca.
Gol pembuka datang tak lama sebelum jeda babak pertama ketika pemain sayap asal Brasil, Bernard, menampilkan aksi berbahaya. Memanfaatkan umpan panjang dari Tomas Cuello, Bernard menembus pertahanan Juventud, mengontrol bola dengan tenang, dan menyalurkan tembakan yang melesat ke sudut kanan gawang, mengalahkan kiper Sebastian Sosa. Gol tersebut memberi Atletico keunggulan 1-0 pada menit ke-44.
Setelah jeda, Juventud berusaha mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-55, mereka berhasil menyamakan kedudukan berkat gol dari penyerang muda Facundo Perez. Perez memanfaatkan bola longgar di dalam kotak penalti dan menaklukkan penjaga gawang Atletico dengan tembakan keras ke sudut jauh, menjadikan skor menjadi 1-1.
Namun, kegembiraan Juventud tidak bertahan lama. Pada menit ke-90, Cassierra menegaskan kembali dominasi tim tuan rumah dengan gol header tipis setelah menerima umpan silang dari Cuello di sisi kanan. Bola meluncur dengan kecepatan rendah namun tepat ke sudut jauh gawang, menandai gol penentu yang mengamankan tiga poin bagi Atletico Mineiro.
Keberhasilan Atletico tidak lepas dari performa kolektif yang solid. Tomas Cuello, yang berperan sebagai pengatur serangan, berhasil memberikan dua umpan krusial, satu untuk Bernard dan satu lagi untuk Cassierra. Selain itu, pertahanan tim tetap kokoh, hanya kebobolan satu gol dan mampu menahan tekanan serangan Juventud di babak kedua.
Di arena Copa Sudamericana, hasil Atletico Mineiro ini memberikan mereka keunggulan dalam grup, sementara Juventud harus berjuang keras untuk menebus kekalahan. Di pertandingan lain pada hari yang sama, Bragantino berhasil mengalahkan Blooming dengan skor 3-2 di pertandingan yang penuh drama, di mana kedua tim bermain dengan 10 pemain setelah masing-masing menerima kartu merah. Isidro Pitta menjadi pahlawan bagi Bragantino dengan dua gol, termasuk satu di menit tambahan ke-96.
Sementara itu, San Lorenzo mencatat kemenangan 2-0 atas Deportivo Cuenca, dan Macara menang 1-0 melawan Tigre, menambah dinamika klasemen grup Copa Sudamericana yang masih terbuka lebar. Semua hasil ini menambah ketegangan dalam fase grup, di mana setiap poin sangat berarti untuk melaju ke fase knockout.
Pelatih Atletico Mineiro, Cuca, menyampaikan kepuasannya atas penampilan tim. “Kami menunjukkan karakter juara. Bernard membuka skor dengan sangat baik, dan Cassierra menegaskan keberanian kami di menit akhir. Kami akan terus berusaha meningkatkan permainan dan mengejar posisi teratas di grup,” ujar Cuca dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Para pemain juga menyoroti pentingnya konsistensi mental. “Kami tahu bahwa pertandingan ini tidak mudah. Juventud menekan kami di babak kedua, tetapi kami tetap fokus dan memanfaatkan peluang yang ada,” kata Cassierra.
Dengan kemenangan ini, Atletico Mineiro kini berada di puncak klasemen grup, dengan peluang besar melaju ke fase berikutnya. Namun, tantangan masih menanti, mengingat kompetisi Copa Sudamericana selalu menyuguhkan pertandingan sengit dan tak terduga.
Keberhasilan Atletico Mineiro di Rio de Janeiro menjadi bukti bahwa tim tetap kompetitif di kancah internasional, menggabungkan pengalaman pemain senior seperti Bernard dengan semangat muda dari Cassierra. Penampilan mereka akan terus menjadi sorotan, terutama menjelang fase knockout yang diprediksi semakin menantang.









