GemaWarta – 01 Juni 2026 | Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, pasangan ganda putra Indonesia, harus puas menjadi runner-up di Singapore Open 2026. Mereka kalah melalui pertarungan sengit rubber game dengan skor 21-18, 17-21, dan 16-21, dari pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, di final turnamen tersebut.
Permainan yang mengundang decak kagum di semifinal saat mendominasi Liang Wei Keng/Wang Chang tidak keluar di final Singapore Open 2026. Pukulan Fajar/Fikri sering menyangkut di net dan jatuh di luar arena, sehingga menghasilkan poin untuk lawan. Selain itu, keputusan terus mengangkat bola tidak diimbangi dengan pertahanan yang solid.
"Kami tetap bersyukur meskipun belum menjadi juara. Kami sudah main maksimal, tapi harus diakui lawan bermain sangat baik hari ini," kata Fajar Alfian dalam keterangan tertulis PBSI. "Mereka sangat percaya diri dan mempunyai serangan yang sangat mematikan, beberapa kali kami terpaksa mengangkat bola yang langsung bisa dimanfaatkan," jelasnya.
Ini merupakan final kelima mereka yang kembali berakhir di podium kedua. Fajar/Fikri langsung meraih gelar di kesempatan pertama, yaitu di China Open 2025, namun selebihnya, mereka seolah antiklimaks di final Korea Open 2025, Denmark Open 2025, French Open 2025, Australian Open 2025, dan Singapore Open 2026.
"Kami coba belajar dari hal ini, di samping latihan yang keras, kami juga harus mengasah mental dalam situasi sulit," ungkap Fajar. "Kami harus bisa memecahkan masalah ini, sudah lima kali tampil di final tapi selalu menjadi runner up."
Agenda berikutnya yaitu Polytron Indonesia Open 2026. Fajar/Fikri langsung mengalihkan fokus mereka ke turnamen bergengsi berikutnya, yang akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, mulai minggu depan.
Kekalahan ini sekaligus memperpanjang catatan minor pasangan pebulutangkis ini, yang belum berhasil memecahkan kebuntuan di babak final. Meski sering menjadi "Manusia Silver", Fajar/Fikri masih merupakan pebulu tangkis Indonesia paling konsisten selama setahun terakhir.











