Politik

Presiden Prabowo Subianto Adu Tinju dengan Daud Yordan, Simbol Kekompakan di Gedung Parlemen

×

Presiden Prabowo Subianto Adu Tinju dengan Daud Yordan, Simbol Kekompakan di Gedung Parlemen

Share this article
Presiden Prabowo Subianto Adu Tinju dengan Daud Yordan, Simbol Kekompakan di Gedung Parlemen
Presiden Prabowo Subianto Adu Tinju dengan Daud Yordan, Simbol Kekompakan di Gedung Parlemen

GemaWarta – 22 Mei 2026 | Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan petinju profesional Daud Yordan di Gedung DPR/MPR/DPD RI di Senayan, Jakarta, menjadi momen yang unik dan menarik. Pertemuan tersebut berlangsung saat Presiden Prabowo menghadiri rapat paripurna DPR RI untuk membahas Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Di koridor Gedung Parlemen, Presiden Prabowo dan Daud Yordan, yang juga merupakan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, bertemu dan melakukan simulasi adu tinju. Momen ini diunggah oleh Daud Yordan di akun Instagramnya, menunjukkan keakraban dan kekompakan antara keduanya.

🔖 Baca juga:
Program Makan Bergizi Gratis: Antara Harapan dan Tantangan

Presiden Prabowo dan Daud Yordan terlihat akrab dan bersahabat, saling menyapa dengan gesture petinju. Daud Yordan menyatakan bahwa dirinya berani “adu tinju” dengan Presiden Prabowo karena memiliki hubungan yang akrab dengan Presiden ke-8 RI itu.

Daud Yordan, yang lahir di Ketapang pada 10 Juni 1987, telah mengarungi dunia tinju profesional sejak memulai debutnya pada Agustus 2004. Ia telah melakoni sebanyak 48 pertarungan profesional dan memiliki catatan impresif berupa 43 kali kemenangan dan hanya menelan 4 kali kekalahan.

🔖 Baca juga:
Indonesia Gamang dalam Memperjuangkan Bangsa Tertindas, Kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pujian terbuka terhadap peran PDIP yang tetap memilih berada di luar pemerintahan. Pujian ini disampaikan secara terbuka dalam rapat paripurna ke-19 masa persidangan V tahun sidang 2025–2026.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fraksi PDIP, Aria Bima, merespons pujian terbuka tersebut dengan menyatakan bahwa PDIP akan tetap kritis dan menjadi mitra strategis yang mengawal jalannya pemerintahan secara kritis dan konstitusional.

🔖 Baca juga:
Kasus Harun Masiku: Menelisik Keterlibatan Hasto Kristiyanto dan Reaksi Istri Maria Stefani Ekowati

PDIP menegaskan bahwa mereka tidak akan bersikap asal kritik atau sekadar mencari kesalahan pemerintah tanpa dasar yang jelas. Mereka akan mendukung kebijakan yang pro-rakyat, namun akan menjadi pihak yang paling lantang bersuara jika ada kebijakan yang menyimpang.

Kesimpulan dari pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Daud Yordan menunjukkan keakraban dan kekompakan antara keduanya. Pertemuan ini juga menunjukkan bahwa PDIP akan tetap kritis dan menjadi mitra strategis yang mengawal jalannya pemerintahan secara kritis dan konstitusional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *