OLAHRAGA

Persiku Kudus Bebas Degradasi, Tiga Laga Penentuan Jadi Ajang Pembuktian Besar

×

Persiku Kudus Bebas Degradasi, Tiga Laga Penentuan Jadi Ajang Pembuktian Besar

Share this article
Persiku Kudus Bebas Degradasi, Tiga Laga Penentuan Jadi Ajang Pembuktian Besar
Persiku Kudus Bebas Degradasi, Tiga Laga Penentuan Jadi Ajang Pembuktian Besar

GemaWarta – 18 April 2026 | Persiku Kudus resmi dinyatakan selamat dari zona degradasi pada pekan ke‑24 Pegadaian Championship 2025/26. Tim yang dijuluki “Macan Muria” ini kini menempati posisi ketujuh klasemen Grup Timur dengan 27 poin dari 24 pertandingan, selisih poin yang cukup jauh dari zona merah.

Statistik kemenangan Persiku mencatat tujuh kemenangan, enam hasil imbang, dan sebelas kekalahan. Dengan jarak poin lebih dari tiga poin dari tim terdekat di zona relegasi, Persiku tidak lagi berada dalam ancaman terdegradasi meski masih menyisakan tiga laga lagi.

🔖 Baca juga:
Drama Champions League: Barcelona Gagal, PSG Melaju, dan Pertarungan Elite Eropa

Berikut rangkuman singkat klasemen Grup Timur pada saat ini:

Posisi Tim Poin
1 PSIS Semarang 38
2 PSS Sleman 35
3 Deltras FC 31
7 Persiku Kudus 27
9 Persiba Balikpapan 17

Pelatih kepala Persiku, Bambang Pujo Sumantri, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Kami tetap ingin menjaga konsistensi permainan. Target kami adalah menutup musim dengan hasil sebaik mungkin,” ujar Bambang dalam konferensi pers yang dikutip dari ileague.id.

Namun, ia menegaskan bahwa fokus tetap harus dijaga. “Tiga laga tersisa tetap menjadi ajang pembuktian. Kami tidak akan mengendurkan intensitas, terutama menjelang pertandingan penting melawan PSS Sleman, Deltras FC, dan Persipura Jayapura.”

Pada pekan ke‑25, Persiku akan bertandang ke Stadion Maguwoharjo, Sleman, untuk menghadapi PSS Sleman pada 20 April 2026. Pertandingan ini menjadi ujian berat karena PSS Sleman berada di puncak klasemen Grup Timur dan dipimpin oleh pelatih Ansyari Lubis.

🔖 Baca juga:
Barcelona Dihantam Realitas Baru: Remontada Mustahil Hadapi Atletico Madrid di Leg Kedua

Ansyari Lubis, yang memimpin PSS Sleman, menegaskan kesiapan skuadnya. “Semua pemain komplit dan antusiasmenya sangat bagus. Kami melihat laga ini sebagai kesempatan besar untuk mempertahankan posisi puncak,” kata Ansyari dalam sesi latihan di Lapangan Pakembinangun. Ia menambahkan bahwa rotasi pemain akan dipertimbangkan tergantung pada kondisi fisik dan taktik masing‑masing pemain.

Pertarungan antara Persiku Kudus dan PSS Sleman diperkirakan akan berlangsung ketat. PSS Sleman mengandalkan serangan cepat dan penguasaan lini tengah yang solid, sementara Persiku mengandalkan pertahanan disiplin yang telah terbukti mampu menahan tekanan tim‑tim besar.

Jika Persiku berhasil meraih poin minimal satu dari laga tersebut, peluang mereka untuk menutup musim dengan catatan positif akan semakin besar. Selanjutnya, pada 26 April 2026, Persiku akan menjamu Deltras FC di kandang. Deltras berada di posisi tiga belas dengan 31 poin, namun masih memiliki peluang mengubah nasibnya di sisa pertandingan.

Laga penutup musim akan dilangsungkan pada 2 Mei 2026 di Stadion Mandala, Jayapura, melawan Persipura Jayapura. Persipura, yang berjuang di zona atas, menjadi tantangan terakhir yang menuntut Persiku menampilkan performa terbaik.

🔖 Baca juga:
Drama di UEFA Conference League: Italia Kehilangan Dua Wakil, AZ Alkmaar Gagal Bangkit, Crystal Palace Terus Melaju ke Semifinal

Statistik performa Persiku pada putaran ketiga menunjukkan perbaikan signifikan. Dari enam pertandingan terakhir, tim mencatat tiga kemenangan dan tiga hasil imbang tanpa mengalami kekalahan. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas taktik yang diterapkan oleh Bambang Pujo Sumantri serta kebugaran pemain yang optimal.

Di samping cerita Persiku, kompetisi Liga 2 juga menyaksikan perjuangan tim lain seperti Persikad Depok yang masih berjuang menghindari degradasi. Meskipun tidak langsung berhubungan, situasi Persikad menambah warna dramatis pada lanskap persaingan akhir musim.

Secara keseluruhan, tiga laga sisa menjadi panggung utama bagi Persiku Kudus untuk mengukir sejarah baru. Jika mereka dapat mempertahankan konsistensi, tidak menutup kemungkinan tim ini akan menutup musim dengan posisi yang lebih baik daripada yang diproyeksikan pada awal pekan ke‑24.

Dengan mentalitas juara dan dukungan suporter setia, Persiku Kudus siap menatap tiga laga terakhir sebagai kesempatan terakhir untuk menunjukkan kualitas tim yang telah bekerja keras sepanjang musim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *