GemaWarta – 18 April 2026 | Sassuolo mengukir kemenangan tipis 2-1 melawan Como 1907 pada lanjutan Serie A 2025/26 yang digelar di Mapei Stadium, Reggio Emilia, pada Sabtu dini hari, 18 April 2026. Pertandingan pekan ke-33 ini menjadi sorotan utama karena penampilan impresif bek asal Indonesia, Jay Idzes, yang sekaligus menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia.
Sejak peluit pertama, Como 1907 menguasai penguasaan bola dan menekan secara intensif. Pada menit ke-42, Cristian Volpato memanfaatkan serangan balik cepat dan mencetak gol lob yang tak terjangkau kiper Jean Butez, memberi keunggulan pertama bagi tuan rumah. Hanya dua menit kemudian, M’Bala Nzola menambah keunggulan Sassuolo lewat penyelesaian dingin, menjadikan skor 2-0.
Como tidak tinggal diam. Pada akhir babak pertama, Nico Paz berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan di menit ke-44, membuat hasil akhir menjadi 2-1. Meskipun demikian, tim asal Italia Utara tetap mampu menahan tekanan lawan berkat disiplin lini belakang yang dipimpin oleh Jay Idzes.
Idzes bermain penuh 90 menit dan mencatatkan statistik yang mengesankan. Ia melakukan lima sapuan, dua blok tembakan penting, serta memenangkan empat dari lima duel perebutan bola. Selain itu, ia terlibat dalam 30 kali sentuhan bola dengan akurasi passing mencapai 83 persen. Peranannya dalam mengorganisir pertahanan menjadi faktor utama mengapa Sassuolo berhasil mempertahankan keunggulan hingga akhir laga.
| Statistik | Jay Idzes |
|---|---|
| Sapuan | 5 |
| Blok tembakan | 2 |
| Duel yang dimenangkan | 4 dari 5 |
| Passing akurasi | 83% |
| Sentuhan bola | 30 |
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, tidak menyembunyikan kebanggaannya. Dalam konferensi pers pasca pertandingan, ia menyebut penampilan Idzes sebagai “mahakarya” dan memuji mental serta kedisiplinan lini belakang timnya. “Saya sangat bangga dengan para pemain, khususnya Jay yang menunjukkan keberanian luar biasa dalam fase bertahan dan menyerang,” ujar Grosso.
Kemenangan ini mengangkat Sassuolo ke posisi sembilan klasemen sementara dengan 45 poin, hanya lima poin di belakang ambang 50 poin dengan lima pertandingan tersisa. Sementara itu, Como 1907 tetap berada di peringkat kelima dengan 58 poin, namun harus menerima kegagalan dalam memperbaiki hasil setelah memimpin lebih dulu.
Susunan pemain Sassuolo (4-3-3) pada laga tersebut adalah: Stefano Turati; Sebastian Walukiewicz, Jay Idzes, Tarik Muharemovic, Woyo Coulibaly; Ismael Kone, Nemanja Matic, Kristian Thorstvedt; Cristian Volpato, M’Bala Nzola, Armand Lauriente. Untuk Como 1907, formasi 4-2-3-1 terdiri dari: Jean Butez; Alberto Moreno, Marx Kempf, Jacobo Ramon, Ivan Smolcic; Lucas Da Cunha, Maxence Caqueret; Martin Baturina, Nico Paz, Assane Diao; Alvaro Morata.
Penampilan Idzes tidak hanya memberi dampak positif pada hasil pertandingan, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain kunci timnas Indonesia yang berhasil beradaptasi dengan kompetisi top Eropa. Dengan statistik defensif yang konsisten dan kontribusi dalam fase serangan, ia semakin mengukuhkan reputasi sebagai bek modern yang mampu bermain dalam sistem taktik yang menuntut mobilitas tinggi.
Ke depan, Sassuolo akan melanjutkan perjuangannya menargetkan posisi sepuluh besar atau lebih, sementara Idzes diharapkan tetap menjadi pilar pertahanan dalam menghadapi lawan-lawan kuat di sisa musim Serie A. Jika performa serupa berlanjut, peluangnya untuk menarik minat klub-klub besar Eropa semakin terbuka lebar.
Secara keseluruhan, kemenangan 2-1 atas Como menandai babak baru bagi Sassuolo yang kini kembali berada di zona tengah klasemen, dan menegaskan bahwa mental juara yang ditunjukkan oleh Fabio Grosso dan Jay Idzes dapat menjadi katalisator bagi pencapaian hasil lebih baik di sisa musim.









