Bisnis

Saham Bumi Serpong Damai (BSDE) Didepak dari MSCI, Apa Prospeknya?

×

Saham Bumi Serpong Damai (BSDE) Didepak dari MSCI, Apa Prospeknya?

Share this article
Saham Bumi Serpong Damai (BSDE) Didepak dari MSCI, Apa Prospeknya?
Saham Bumi Serpong Damai (BSDE) Didepak dari MSCI, Apa Prospeknya?

GemaWarta – 28 Mei 2026 | Saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) telah resmi dikeluarkan dari indeks Small Cap oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk periode Mei 2026. Keputusan ini memicu aksi jual asing yang menyebabkan harga saham BSDE terkoreksi hingga mencapai Rp665 per lembar. Penurunan harga saham membuat valuasi BSDE kini berada di area murah dengan rasio Price to Book Value (PBV) 0,32 kali.

Menurut data pasar modal, penghapusan dari indeks referensi internasional ini menjadi salah satu pemicu utama di balik koreksi tajam harga saham BSDE dalam beberapa waktu terakhir. Selama kurun waktu satu bulan ke belakang, nilai ekuitas BSDE telah merosot sebesar 10,74 persen. Jika ditarik lebih jauh dalam rentang waktu tiga bulan komulatif, kontraksi harganya bahkan telah menyentuh angka 23,56 persen.

🔖 Baca juga:
Harga emas Antam di Pegadaian Sabtu 18 April 2026: Naik Menjadi Rp2.983.000 per Gram

Pada penutupan sesi perdagangan Selasa (26/5/2026), saham BSDE kembali terjerembap sebesar 1,48 persen, yang menempatkannya di level Rp 665 per lembar. Penurunan ini turut disertai oleh aksi lepas portofolio oleh pemodal internasional, di mana catatan jual bersih (net sell) investor asing terdata mencapai Rp 4,57 miliar pada hari tersebut.

Imbas dari rentetan koreksi ini membuat indikator valuasi perusahaan menyusut ke area yang sangat murah. Rasio harga terhadap nilai buku atau Price to Book Value (PBV) BSDE kini berada di posisi 0,32 kali. Sementara itu, rasio harga terhadap laba bersih atau Price Earning Ratio (PER) berada di kisaran angka 5,53 kali.

Hingga akhir Mei ini, manajemen Bumi Serpong Damai dilaporkan belum memublikasikan laporan keuangan untuk periode kuartal I-2026. Penundaan rilis ini terjadi karena draf pembukuan perusahaan sedang dalam proses audit komprehensif.

🔖 Baca juga:
Lippo Karawaci Perkuat Struktur Kepemimpinan dengan Bergabungnya Bambang Soesatyo dan Indra Yuwana

Sebagai rekam jejak kinerja historis, sepanjang tahun buku 2025, BSDE berhasil mencatatkan performa yang kokoh dengan raihan laba bersih senilai Rp 2,54 triliun yang disokong oleh total pendapatan usaha menembus Rp 12,7 triliun. Menariknya, tepat sebelum pengumuman didepaknya saham ini dari indeks MSCI, induk usaha sekaligus pemegang saham pengendali BSDE, PT Paraga Artamida, sempat melancarkan aksi korporasi besar.

Pada 28 April 2026, entitas tersebut memborong sebanyak 1,7 miliar lembar saham BSDE dengan tingkat harga pembelian rata-rata sebesar Rp 880 per lembar. Total dana segar yang dikocek untuk transaksi divestasi internal ini mencapai Rp 1,5 triliun.

Di sisi lain, investor asing masih melanjutkan aksi jual di pasar saham domestik dalam dua hari perdagangan terakhir. Berdasarkan data, nilai jual bersih atau net sell investor asing mencapai Rp3,96 triliun pada 25-26 Mei 2026. Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi sasaran utama aksi jual asing.

🔖 Baca juga:
Strategi Ganda PANI dan CBDK di PIK2: Dari Target Marketing Sales Rp4,3 Triliun Hingga Buyback Saham Besar

Kesimpulan dari peristiwa ini adalah bahwa pengeluaran BSDE dari indeks MSCI Small Cap telah memicu penjualan besar-besaran oleh investor asing, menyebabkan penurunan harga saham yang signifikan. Namun, perlu diingat bahwa valuasi saham yang murah bisa menjadi peluang bagi investor untuk membeli saham dengan harga yang lebih rendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *