GemaWarta – 29 Mei 2026 | Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) terlibat dalam kasus pejabat polisi yang dianiaya di Surabaya. Kasus ini terjadi di kawasan Tegalsari, Surabaya, dan melibatkan oknum anggota TNI AL yang diduga melakukan pemukulan terhadap Kanit Samapta Polsek Tegalsari Iptu Agus Mujiono.
Kabagpen AAL Letkol Laut (KH) Arief Kurnianto memastikan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap Mayor MOT, yang diduga sebagai pelaku. Namun, Arief membantah adanya pembacokan dalam insiden tersebut.
Di tempat lain, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto disambut dengan pelukan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Prancis. Pertemuan ini merupakan bagian dari lawatan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis.
Sementara itu, TNI AL juga menggelar latihan manuver kapal laut dan evakuasi korban di atas kapal di perairan Balikpapan, Kalimantan Timur. Latihan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan prajurit dalam menjalankan misi.
Dalam berita lain, Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mengatakan penanganan pascabencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah memasuki fase pemulihan permanen.
Komisi I DPR RI juga menyatakan bahwa TNI dapat menangani permasalahan aksi kriminal begal dengan mekanisme perbantuan, jika Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membutuhkan dukungan tambahan untuk menjaga stabilitas dan keamanan masyarakat.
Kesimpulan dari berbagai peristiwa tersebut menunjukkan bahwa TNI AL terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara, serta dalam penanganan bencana dan pascabencana. Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto terus menjalin hubungan diplomatik dengan negara-negara lain untuk meningkatkan kepentingan nasional.











