GemaWarta – 02 Juni 2026 | Di tengah persaingan sengit di arena Formula 1, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton saat ini terlibat dalam perebutan posisi yang ketat. Setelah Grand Prix Kanada, Hamilton berhasil memperkecil jarak dengan Leclerc di klasemen pembalap, dengan hanya selisih tiga poin.
Leclerc baru-baru ini membantah spekulasi bahwa peningkatan performa Hamilton di Kanada terkait dengan keputusannya untuk tidak menggunakan simulator Ferrari sebelum perlombaan. Menurut Leclerc, kunci kesuksesan Hamilton terletak pada faktor lain, bukan pada setup atau simulator.
Hamilton sendiri mengalami peningkatan yang signifikan di Kanada, finis di posisi kedua dan mengalahkan rekan setimnya, Leclerc, yang hanya bisa finis di posisi keempat dengan selisih waktu lebih dari 30 detik. Ini menimbulkan spekulasi tentang apakah Hamilton telah menemukan sesuatu yang belum diketahui oleh Leclerc.
Leclerc, bagaimanapun, tidak setuju dengan anggapan tersebut. Ia menyatakan bahwa perbedaan performa antara dirinya dan Hamilton tidak dapat dijelaskan oleh setup, melainkan lebih terkait dengan keyakinan dan cara mengemudi. Leclerc mengakui bahwa kurangnya kepercayaan diri membuatnya tidak bisa mengeksploitasi potensi mobil secara maksimal, sehingga ia tidak bisa memacu mobil sampai batasnya.
Persaingan antara Leclerc dan Hamilton semakin memanas menjelang Grand Prix Monako, yang merupakan balapan kandang bagi Leclerc. Dengan hanya selisih tiga poin, Leclerc harus memastikan bahwa ia dapat mempertahankan posisinya di puncak klasemen pembalap.
Simulator Ferrari telah menjadi topik perbincangan setelah Hamilton mengungkapkan bahwa ia telah berhenti menggunakan simulator sebelum Grand Prix Kanada karena merasa bahwa pengaturan virtual tidak sesuai dengan kenyataan di lintasan. Namun, Leclerc yakin bahwa masalahnya tidak terletak pada simulator, melainkan pada keyakinan dan kemampuan mengemudi.
Dengan persaingan yang semakin sengit, fans Formula 1 dapat menantikan pertarungan yang menarik di balapan-balapan mendatang. Apakah Leclerc dapat mempertahankan posisinya, atau Hamilton akan berhasil mengambil alih posisi teratas? Pertanyaan ini akan terjawab seiring berjalannya musim.











