GemaWarta – 12 Juni 2026 | Demonstrasi mahasiswa meluas di Jakarta sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah terkait anggaran, program Makan Bergizi Gratis, dan militerisasi di ranah sipil. Mahasiswa mengajak pengguna jalan menyalakan klakson sebagai salah satu bentuk protes mereka.
Pada Jumat, 12 Juni 2026, sejumlah mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di Bundaran HI, Jakarta. Mereka memprotes kebijakan pemerintah yang dianggap tidak mendengarkan suara rakyat. Mahasiswa juga menuntut penghentian program Makan Bergizi Gratis dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Sementara itu, pemerintah juga menghadapi kritik terkait pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. PPPK paruh waktu merupakan ASN yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja dengan jam kerja terbatas serta menerima upah yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran instansi pemerintah.
Pemerintah juga mengumumkan penyaluran gaji ke-13 bagi PNS dan PPPK yang mulai dicairkan pada bulan Juni. Namun, masih banyak PPPK yang mempertanyakan hak mereka atas gaji ke-13, terutama yang berstatus paruh waktu.
Di lain sisi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu selama 60 menit secara serentak di sejumlah lokasi, pada Sabtu, 13 Juni 2026, sebagai upaya untuk mengurangi emisi sekaligus menghemat energi.
Dalam kesimpulan, pemerintah saat ini harus menghadapi berbagai kritik dan tuntutan dari masyarakat, terutama dari kalangan mahasiswa. Pemerintah harus segera menanggapi dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi.











