GemaWarta – 26 Juli 2026 | Partai politik di Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan besar dalam menjaga ideologi dan mengembangkan keterlibatan generasi muda. Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai diskusi dan pertemuan telah digelar untuk membahas arah nasionalisme dan peran anak muda di era digital.
Salah satu contoh adalah RedTalks yang digelar di Malang Creative Center (MCC), Kota Malang, dengan tema ‘Indonesia Punya Kita: Nasionalisme Tanpa Batas Generasi’. Diskusi ini membahas tentang dinamika hubungan antara generasi muda, partai politik, dan gagasan nasionalisme di era digital.
Menurut pengamat politik Rocky Gerung, partai politik sebagai muara kekuasaan mulai kehilangan pijakan ideologinya. Ia menekankan pentingnya partai politik untuk menegakkan ideologi negara dan pemikiran para pendiri bangsa, termasuk Ir. Soekarno.
Sementara itu, Pakar Komunikasi Politik Universitas Airlangga (Unair) Suko Widodo menilai partai politik memiliki peran penting dalam menghidupkan kembali ideologi negara di tengah dinamika politik saat ini. Ia menekankan pentingnya partai politik untuk merangkul kembali masyarakat kelas bawah atau marhaen.
Di lain pihak, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah melibatkan anak muda sebagai pengurus di seluruh tingkatan organisasi partai. Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Qintharra Ulya Yasifa, menegaskan bahwa keterlibatan anak muda dalam politik tidak cukup diukur dari banyaknya figur muda yang tampil di ruang publik, tetapi sejauh mana mereka diberi kesempatan menyampaikan gagasan dan ikut menentukan arah kebijakan.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga telah merencanakan untuk berkeliling ke sejumlah tokoh ketua umum partai politik untuk melakukan safari silaturahmi. Ia menekankan pentingnya partai politik untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menghadapi tantangan di era digital.
Kaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), telah mengumumkan dirinya akan maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) daerah pemilihan (Dapil) V Kota Solo pada Pemilu 2029. Ia meminta kadernya solid dalam menghadapi pemilu tersebut.
Dalam kesimpulan, partai politik di Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan besar dalam menjaga ideologi dan mengembangkan keterlibatan generasi muda. Dengan melibatkan anak muda sebagai pengurus di seluruh tingkatan organisasi partai dan melakukan safari silaturahmi, partai politik dapat meningkatkan keterlibatan generasi muda dan mengembangkan ideologi negara di era digital.









