GemaWarta – 13 Juni 2026 | Hong Kong kini semakin mendekati posisinya sebagai pusat digital dan investasi di Asia. Pemerintah pusat China telah menyatakan dukungan penuh untuk integrasi Hong Kong yang lebih dalam ke dalam lanskap digital global, berjanji untuk membantu kota ini untuk memanfaatkan peluang yang muncul di ekonomi digital yang sedang berkembang.
Para pejabat dan ahli membuat pernyataan tersebut pada Konferensi Internet Dunia pada hari Senin. Untuk pertama kalinya, acara tahunan ini meluncurkan summit Asia-Pasifik di luar daratan China, menempatkan kecerdasan buatan dan teknologi digital di pusat perhatian.
Wang Yong, wakil ketua Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China, menyatakan bahwa integrasi digital kini merupakan kekuatan utama yang mendorong reformasi produktivitas dan pembangunan regional yang berkelanjutan. Ia menguraikan posisi China tentang tata kelola digital, menyatakan, “China mempromosikan pembangunan bersama ruang cyberspace dan sistem tata kelola yang adil dan fair dengan berbagai negara. Kami mendukung penghormatan terhadap kedaulatan jaringan dan model manajemen setiap negara, sementara menolak permainan zero-sum dan intimidasi teknologi”.
Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee Ka-chiu menggambarkan summit tersebut sebagai “bukti dari peran Hong Kong yang meningkat sebagai pusat inovasi dan teknologi internasional”, dan mengatakan itu juga mencerminkan “integrasi kita yang mendalam dengan pembangunan nasional negara kita”. Lee menekankan pentingnya kerja sama internasional “terutama pada saat-saat tantangan geopolitik dan hubungan perdagangan”, mempertegas bahwa “Hong Kong mendukung perdagangan bebas dan multilateralisme”.
Sementara itu, di bidang properti, para pengembang Hong Kong kembali menemukan kekuatan penentuan harga mereka di tengah permintaan yang lebih kuat. Menurut data yang dilacak oleh JLL, harga untuk beberapa rumah baru di Hong Kong telah rebound sebesar sepertiga dari titik terendah pasar perumahan beberapa tahun lalu, terutama didorong oleh permintaan yang kuat.
Dalam konteks investasi, CSPC Pharmaceutical Group, sebuah perusahaan farmasi yang terdaftar di Hong Kong, baru-baru ini mengumumkan bahwa trustee dari Skema Hadiah Saham Terbatas 2026 mereka telah membeli 2.158.000 saham di pasar pada tanggal 9 Juni 2026, mewakili sekitar 0,02% dari modal saham yang diterbitkan. Pembelian ini dilakukan dengan harga rata-rata sekitar HK$6,99 per saham, dengan total pertimbangan sekitar HK$15,1 juta.
Pemerintah Indonesia juga membahas rencana pengembangan kawasan segitiga Singapura, Johor, dan Riau (Sijori) sebagai pusat data center internasional. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Indonesia juga mendorong ekspansi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, dengan luas mencapai 1.000 hektare.
Di sisi lain, Kota New York telah meningkatkan pengeluaran untuk makanan berbasis tanaman untuk mencapai target emisi 2030 lebih awal. Pemerintah kota telah meningkatkan pembelian protein berbasis tanaman sebesar 130% dan mengurangi volume daging dan produk susu sebesar 15%.
Kesimpulan, Hong Kong terus memperkuat posisinya sebagai pusat digital, investasi, dan inovasi di Asia, dengan dukungan penuh dari pemerintah China. Sementara itu, Indonesia dan Singapura berencana mengembangkan kawasan Sijori sebagai pusat data center internasional, dan Kota New York telah membuat kemajuan signifikan dalam mengurangi emisi dengan meningkatkan konsumsi makanan berbasis tanaman.











