GemaWarta – 18 Juni 2026 | Pemadaman listrik massal melanda 17 kecamatan di Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu (17/6/2026) malam. Warga terpaksa menggunakan lilin sebagai penerangan sementara setelah pasokan listrik di wilayah tersebut mengalami pemadaman.
Menurut informasi yang diterima, pemadaman listrik ini berlangsung sejak pukul 17.30 WIB dan berdampak pada sekitar 17 kecamatan di Sumedang, termasuk Kecamatan Situraja, Kecamatan Wado, Kecamatan Rancakalong, dan lain-lain.
Warga yang terdampak pemadaman listrik ini terpaksa menggunakan lilin sebagai penerangan sementara. Salah satu warga, Entin (71), pedagang kopi di wilayah Ciptasari, Pamulihan, mengatakan bahwa pemadaman listrik ini sangat mengganggu.
Sementara itu, di tempat lain, Polda Riau mengembangkan konsep Green Policing yang bertujuan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan masa depan peradaban. Konsep ini meliputi tiga pendekatan, yaitu pendekatan preventif, represif, dan restoratif.
Di lain pihak, PLN akan melakukan pemeliharaan jaringan listrik di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah pada Kamis, 18 Juni 2026. Pemadaman listrik dijadwalkan berlangsung di beberapa lokasi spesifik di Gunungkidul, Magelang, Kebumen, serta Kota Semarang.
Kebakaran juga terjadi di Bengkulu Selatan, yang menghanguskan satu unit rumah permanen milik Junaidi dan Satri di Desa Talang Indah, Kecamatan Bunga Mas. Kebakaran ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik dan menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 200 juta.
Dalam beberapa minggu terakhir, aktivitas manufaktur lebih banyak ditopang oleh membaiknya permintaan domestik dibandingkan faktor eksternal. Pembukaan kembali Selat Hormuz pada 19 Juni 2026 diperkirakan akan menjadi sentimen positif bagi sektor manufaktur nasional.
Kesimpulan, pemadaman listrik massal di Sumedang dan kebakaran di Bengkulu Selatan merupakan contoh dari beberapa peristiwa yang terjadi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Sementara itu, Polda Riau mengembangkan konsep Green Policing untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan masa depan peradaban.











