Uncategorized

Dominic Calvert-Lewin Puas Leeds Menang, Tetap Fokus pada Misi Survival Premier League

×

Dominic Calvert-Lewin Puas Leeds Menang, Tetap Fokus pada Misi Survival Premier League

Share this article
Dominic Calvert-Lewin Puas Leeds Menang, Tetap Fokus pada Misi Survival Premier League
Dominic Calvert-Lewin Puas Leeds Menang, Tetap Fokus pada Misi Survival Premier League

GemaWarta – 14 April 2026 | Leeds United mencatatkan kemenangan bersejarah 2-1 atas Manchester United di Old Trafford pada Sabtu (13/04/2026), sebuah hasil yang meneguhkan posisi mereka di zona aman klasemen sementara. Striker asal England, Dominic Calvert-Lewin, menyatakan kepuasannya atas hasil tersebut namun menegaskan bahwa misi tim belum selesai dan setiap poin masih sangat penting menjelang akhir musim.

Gol penentu datang dari Noah Okafor yang mencetak dua gol dalam 30 menit pertama, memberikan keunggulan awal yang tak terduga bagi tim asuhan Daniel Farke. Meskipun United berusaha bangkit lewat gol balasan Casemiro dan assist brilian Bruno Fernandes, Leeds berhasil menahan tekanan hingga peluit akhir.

🔖 Baca juga:
Drama di Old Trafford: Manchester United Tertinggal 2-0 oleh Leeds United, Noah Okafor Ganda Gol

Saat pertandingan berlangsung, insiden tak terduga melibatkan Lisandro Martinez (Manchester United) dan Calvert-Lewin terjadi pada menit ke-54. VAR meninjau ulang adegan di mana Martinez tampak menarik rambut Calvert-Lewin, aksi yang kemudian dianggap sebagai “violent conduct” oleh wasit Paul Tierney. Martinez menerima kartu merah langsung dan akan menjalani skorsing tiga pertandingan.

Setelah pertandingan, Calvert-Lewin mengungkapkan sikap profesionalnya: “Saya tidak membuat aturan. Saya merasakan rambut saya ditarik, melaporkannya kepada wasit, dan dia membuat keputusan. Saya tidak menyimpan dendam, terlepas dari niatnya.” Pemain depan Leeds itu menambahkan bahwa ia merasa peran defensifnya pada saat krusial—membersihkan bola di garis gawang—menjadi kompensasi atas peluang yang terlewat di lini serang.

Reaksi keras datang dari manajer Manchester United, Michael Carrick, yang menyebut keputusan kartu merah sebagai salah satu keputusan terburuk yang pernah ia saksikan. “Ini adalah keputusan yang mengagetkan, terutama setelah keputusan kontroversial lain yang merugikan kami,” katanya. Carrick menegaskan kemungkinan mengajukan banding kembali kepada PGMOL, meski sebelumnya upaya serupa gagal.

Di studio Sky Sports, mantan pemain United Roy Keane mengakui bahwa keputusan tersebut keras, namun menekankan pentingnya menerima keputusan VAR. “Anda harus menelan, United belum bermain baik, dan ini menjadi kemunduran besar bagi mereka,” ujarnya.

Selain menyoroti insiden, Calvert-Lewin menegaskan bahwa kemenangan ini bukan akhir dari perjuangan. “Mudah untuk merayakan kemenangan di Old Trafford, namun pada akhir musim poinlah yang menentukan. Kami fokus satu pertandingan demi satu pertandingan untuk memastikan kami tetap di Premier League,” jelasnya.

  • Leeds United unggul 2-1 atas Manchester United, menambah enam poin selisih dari zona degradasi.
  • Lisandro Martinez mendapat kartu merah karena dituduh menarik rambut Dominic Calvert-Lewin.
  • Calvert-Lewin menegaskan tidak ada dendam dan menyoroti kontribusi defensifnya.
  • Michael Carrick mengkritik keras keputusan VAR, mengancam banding.
  • Roy Keane mengingatkan United untuk menerima keputusan wasit dan fokus pada perbaikan tim.

Kemenangan ini memberi Leeds dorongan moral dan poin penting dalam perjuangan mereka untuk bertahan di papan atas. Namun, tantangan belum usai; pertandingan selanjutnya melawan Wolves akan menjadi ujian lanjutan untuk memperkuat posisi mereka. Sementara itu, Manchester United harus mengatasi kekosongan di lini belakang akibat skorsing Martinez dan menata kembali strategi serangan untuk menghindari penurunan posisi di klasemen.

Secara keseluruhan, insiden rambut yang menjadi sorotan menambah dimensi drama pada pertandingan yang sudah penuh ketegangan. Dominic Calvert-Lewin tetap menjadi figur kunci bagi Leeds, baik dalam serangan maupun pertahanan, dan sikapnya yang sportif menjadi contoh bagi rekan setim. Kedepannya, kedua klub harus menata kembali taktik mereka, sementara penggemar menantikan bagaimana keputusan VAR akan mempengaruhi dinamika kompetisi Premier League musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *