Bencana Alam

Hujan Melanda Indonesia: Dari Banjir di Parigi Moutong hingga Taman Hujan di Surabaya

×

Hujan Melanda Indonesia: Dari Banjir di Parigi Moutong hingga Taman Hujan di Surabaya

Share this article
Hujan Melanda Indonesia: Dari Banjir di Parigi Moutong hingga Taman Hujan di Surabaya
Hujan Melanda Indonesia: Dari Banjir di Parigi Moutong hingga Taman Hujan di Surabaya

GemaWarta – 23 Juni 2026 | Hujan deras yang melanda berbagai wilayah di Indonesia telah menyebabkan banjir dan genangan air di beberapa daerah. Di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, banjir telah merendam 166 rumah dan merusak tiga jembatan. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut bahwa banjir terjadi karena hujan deras yang mengakibatkan debit air sungai meningkat hingga meluap ke permukiman warga.

Sementara itu, di Surabaya, 17 titik tergenang air akibat hujan bulan Juni. Ketinggian air bervariasi mulai dari 5 cm hingga mencapai 50 cm. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya mencatat bahwa genangan terpantau di sejumlah kawasan, termasuk Tanjungsari, Simokalangan, Simohilir, Nginden, dan sekitarnya.

🔖 Baca juga:
Piala Dunia 2026: Haiti dan Skotlandia Siap Berlaga, Siapa yang Akan Memenangkan Pertandingan?

Namun, hujan juga memiliki dampak positif, seperti membantu mengurangi suhu udara dan meningkatkan kelembapan tanah. Hutan hujan tropis, misalnya, menjadi salah satu ekosistem terkaya di dunia karena curah hujan yang tinggi dan kondisi lingkungan yang stabil. Hutan ini menjadi rumah bagi jutaan spesies tumbuhan, hewan, jamur, dan mikroorganisme.

Untuk mengurangi genangan air di rumah, beberapa orang telah memanfaatkan konsep taman hujan. Taman hujan adalah cekungan dangkal yang dirancang untuk menampung sementara limpasan air dari atap, jalan setapak, atau area berpaving. Air kemudian meresap perlahan ke dalam tanah, mengurangi risiko genangan dan banjir skala kecil di lingkungan rumah.

🔖 Baca juga:
The Weeknd Siap Mengguncang Jakarta International Stadium September 2026

Di Jepang, musim hujan telah dimulai di wilayah utara Tohoku. Badan Meteorologi Jepang mengatakan bahwa musim hujan sedang berlangsung di seluruh Jepang, kecuali Hokkaido yang tidak memiliki musim hujan. Wilayah Tohoku utara diperkirakan akan mengalami banyak hari berawan atau hujan dalam sepekan mendatang.

Dalam menghadapi musim hujan, penting untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko banjir dan genangan air. Dengan memahami pentingnya hujan dan mengambil tindakan yang tepat, kita dapat mengurangi dampak negatif dari hujan dan menikmati manfaatnya.

🔖 Baca juga:
Jadwal Isya Surabaya 28-29 April 2026: Waktu Tepat Ibadah di Kota Pahlawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *