GemaWarta – 01 Juli 2026 | Di tengah kehidupan sehari-hari, seringkali kita mengabaikan hal-hal kecil yang sebenarnya memiliki manfaat besar. Salah satunya adalah daun gulma yang sering dianggap tidak berguna. Namun, daun gulma ini memiliki khasiat yang luar biasa dan bisa dijadikan sebagai sayur alternatif.
Menurut Prof. Dr. Sri Utami, wilayah tropis seperti Indonesia menyimpan ratusan spesies herba liar berdaya tumbuh tinggi dengan profil mikro dan makronutrien yang sangat lengkap. Banyak dari tanaman ini tumbuh subur secara spontan di sekitar pekarangan rumah, pematang sawah, hingga sela-sela saluran air kota.
Masyarakat urban maupun pedesaan kini mulai melirik kembali konsumsi vegetasi liar ini demi mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal. Transformasi dari tumbuhan pengganggu menjadi hidangan meja makan menyajikan cita rasa unik yang tidak kalah dari sayuran komersial di pasaran.
Sementara itu, di Kabupaten Tangerang, kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin belum berhasil dipadamkan setelah 10 jam berlalu. Luas area yang terbakar kini meluas hingga mencapai 5 hektare. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, mengungkapkan pihaknya telah mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api di lokasi kejadian.
BPBD setempat sedang mengupayakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mempercepat penanganan kejadian itu, karena saat ini pihaknya masih mengalami kendala teknis terkait dengan kondisi akses pemadaman yang sulit dijangkau petugas pemadam.
Sebanyak 30 kepala keluarga (KK) atau 52 jiwa telah diungsikan ke tempat aman, untuk mengantisipasi dampak bahaya dari kebakaran di lokasi pembuangan sampah tersebut.
Dalam kesimpulan, kita harus lebih menghargai dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar kita, seperti daun gulma yang bisa dijadikan sayur alternatif. Selain itu, kita juga harus waspada dan sigap dalam menghadapi bencana alam seperti kebakaran TPA Jatiwaringin, dengan melakukan upaya penanganan dan pencegahan yang efektif.











