GemaWarta – 07 Juli 2026 | Hermanto Tanoko, salah satu konglomerat asal Malang, baru-baru ini membagikan cerita unik tentang dirinya yang ditolak masuk ke pabriknya sendiri. Hal ini terjadi karena petugas keamanan memperhatikan protokol keamanan dengan ketat dan tidak membedakan antara pemilik pabrik atau tamu biasa.
Menurut Hermanto, kejadian ini membuktikan bahwa sistem dan budaya perusahaan yang telah dibangun berjalan dengan baik. Ia merasa bangga karena tidak ada pengecualian atau perlakuan khusus, bahkan bagi dirinya sendiri sebagai pemilik.
Sementara itu, perusahaan yang terafiliasi dengan Hermanto Tanoko, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE), melakukan ekspansi ke bisnis kawasan industri dengan mengakuisisi 51% saham PT Tunas Triasa Tangguh (TTT). Akuisisi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas portofolio bisnis dan meningkatkan pertumbuhan jangka panjang.
Direktur Utama RISE, Budi Agusti, menyatakan bahwa akuisisi ini akan membantu perseroan dalam memperluas cakupan usahanya dan meningkatkan nilai perusahaan. RISE berencana mengembangkan Tanrise Industrial Park Palembang, kawasan industri terpadu yang akan mendukung aktivitas industri dan logistik di wilayah tersebut.
Hermanto Tanoko sendiri dikenal sebagai pendiri Tan Corp Grup yang memiliki 77 anak perusahaan dan sembilan emiten yang melantai di Bursa Efek Indonesia. Ia merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan sebesar Rp33,77 triliun.
Dalam beberapa tahun terakhir, Hermanto Tanoko terus memperluas bisnisnya ke berbagai sektor, termasuk properti, industri, dan pendidikan. Ia dikenal sebagai seorang pengusaha yang visioner dan memiliki komitmen kuat untuk membangun dan mengembangkan bisnisnya.
Ekspansi bisnis RISE ke kawasan industri diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru. Hermanto Tanoko dan RISE diharapkan dapat terus memainkan peran penting dalam pengembangan bisnis dan ekonomi di Indonesia.
Kesimpulan, Hermanto Tanoko dan RISE terus memperluas bisnisnya ke berbagai sektor dan meningkatkan pertumbuhan jangka panjang. Dengan komitmen kuat dan visi yang jelas, mereka diharapkan dapat terus memainkan peran penting dalam pengembangan bisnis dan ekonomi di Indonesia.











