GemaWarta – 16 Juli 2026 | England‘s harapan untuk meraih gelar juara Piala Dunia 2026 telah pupus setelah mereka dikalahkan oleh Argentina dengan skor 2-1 di semifinal. Gol-gol dari Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez menjadi penentu kemenangan Argentina, meskipun England sempat unggul lebih dulu melalui gol Anthony Gordon.
Kekalahan ini membuat pelatih Thomas Tuchel menghadapi tekanan untuk meninggalkan posisinya, namun ia telah menyatakan komitmennya untuk melanjutkan kontraknya hingga Euro 2028. Sementara itu, kapten tim Harry Kane mengakui bahwa kekalahan ini sangat menyakitkan dan bahwa tim harus belajar dari kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan.
Di luar lapangan, penggemar England juga merasakan kesedihan yang mendalam. Seorang penggemar, Oli Portlock, menggambarkan kekalahan ini sebagai “pemakaman nasional” dan mengatakan bahwa ia masih trauma dengan kekalahan England di final Euro 2020.
Sementara itu, Presiden Donald Trump juga telah membuat pernyataan tentang Piala Dunia, mengatakan bahwa ia akan melakukan pengumuman besar pada hari Kamis. Ia juga telah menegaskan bahwa Piala Dunia adalah tentang “pemilu yang bebas dan adil” dan bahwa ia akan membahas hal-hal lain juga.
Kesimpulan dari kekalahan England ini adalah bahwa tim masih memiliki potensi besar, namun mereka harus belajar dari kesalahan-kesalahan mereka dan meningkatkan kualitas permainan mereka. Dengan komitmen dari pelatih dan pemain, England masih memiliki harapan untuk meraih kesuksesan di masa depan.











