Pendidikan

Tes Kemampuan Akademik 2026: Bondowoso Luncurkan Ujian Daring Empat Gelombang, Hasil Jadi Penentu Kebijakan Pendidikan Nasional

×

Tes Kemampuan Akademik 2026: Bondowoso Luncurkan Ujian Daring Empat Gelombang, Hasil Jadi Penentu Kebijakan Pendidikan Nasional

Share this article
Tes Kemampuan Akademik 2026: Bondowoso Luncurkan Ujian Daring Empat Gelombang, Hasil Jadi Penentu Kebijakan Pendidikan Nasional
Tes Kemampuan Akademik 2026: Bondowoso Luncurkan Ujian Daring Empat Gelombang, Hasil Jadi Penentu Kebijakan Pendidikan Nasional

GemaWarta – 23 April 2026 | Indonesia kembali menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Sekolah Dasar pada tahun 2026. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Penelitian, dan Pengembangan (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa hasil TKA tidak sekadar menjadi angka, melainkan menjadi data strategis untuk merumuskan kebijakan pendidikan masa depan. Di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, pelaksanaan TKA dijalankan secara daring melalui portal resmi tka.kemendikdasmen.go.id, dengan total 8.124 siswa kelas VI dari sekolah negeri dan swasta mengikuti ujian.

Pelaksanaan di Bondowoso dibagi menjadi empat gelombang untuk menyesuaikan kesiapan sarana dan prasarana tiap sekolah. Jadwal lengkap dapat dilihat pada tabel berikut:

🔖 Baca juga:
Skandal Seksual di Fakultas Hukum UI: 16 Mahasiswa Terlibat, Kampus Didesak Drop Out
Gelombang Tanggal
Gelombang I 20‑21 April 2026
Gelombang II 22‑23 April 2026
Gelombang III 27‑28 April 2026
Gelombang IV 29‑30 April 2026

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, menjelaskan bahwa pembagian empat gelombang merupakan respons atas keterbatasan perangkat komputer dan akses internet di beberapa sekolah. “Kita bagi empat gelombang karena menyesuaikan kesiapan perangkat di sekolah,” ujarnya. Untuk mengatasi kendala, beberapa sekolah memanfaatkan Chromebook yang disumbangkan pemerintah pusat, komputer lab, bahkan laptop pribadi guru. Contohnya, SDN Koncer 1 dengan hanya 12 siswa mengatur dua sesi ujian dengan bantuan enam guru yang meminjamkan laptop masing‑masing.

SD Plus Al‑Ishlah Bondowoso memulai TKA pada gelombang kedua dengan 36 peserta yang diuji dalam tiga sesi harian. Proktor Rizal Komarul Iman menilai persiapan berjalan lancar, tanpa gangguan teknis berarti. Seluruh operasional TKA tidak didukung anggaran khusus; dana operasional berasal dari Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dan fasilitas sekolah masing‑masing.

Secara nasional, TKA berfungsi sebagai instrumen evaluasi kemampuan dasar siswa pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia. Hasilnya tidak menentukan kelulusan, melainkan menjadi bahan evaluasi mutu pendidikan secara luas. Di tingkat daerah, data TKA menjadi acuan pemetaan standar kualitas, khususnya pada aspek literasi dan numerasi. Pemerintah Kemendikdasmen menegaskan bahwa hasil TKA akan menjadi kunci dalam menyusun kebijakan pendidikan, termasuk penyesuaian kurikulum, alokasi sumber daya, serta program peningkatan kualitas guru.

🔖 Baca juga:
Biaya Kuliah SSU ITB 2026: Rincian UKT, IPI, dan Beasiswa yang Perlu Kamu Tahu

Kisi‑kisi TKA Bahasa Indonesia 2026 menekankan tiga level kemampuan: pemahaman tekstual literal, pemahaman inferensial, dan evaluasi serta apresiasi teks. Kompetensi ini dirancang untuk menilai tidak hanya hafalan, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan analitis. Contoh soal meliputi pemahaman tentang teks informatif, cerita fiksi, serta kemampuan mengidentifikasi ide pokok, makna tersirat, dan nilai moral.

Pelaksanaan daring menuntut kesiapan mental dan fisik siswa. Taufan Restuanto mengimbau guru dan orang tua agar memastikan anak tetap sehat, rileks, dan tidak tegang selama ujian. “Yang penting anak‑anak tetap sehat dan tidak tegang. Jalani dengan santai,” tegasnya.

Secara keseluruhan, TKA 2026 di Bondowoso menunjukkan sinergi antara kebijakan pusat dan implementasi daerah. Meskipun terdapat keterbatasan teknis, solusi kreatif seperti peminjaman perangkat dan pemanfaatan Chromebook berhasil menjaga kelancaran ujian. Hasil yang diperoleh nantinya akan menjadi bahan penting bagi Kemendikdasmen dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan pendidikan di tingkat nasional.

🔖 Baca juga:
Skandal Joki UTBK di Universitas Negeri Malang: Identitas Palsu Terungkap lewat CCTV

Dengan data yang transparan dan analisis yang mendalam, diharapkan hasil Tes Kemampuan Akademik dapat menjadi fondasi kuat bagi perbaikan mutu pembelajaran, penyesuaian standar kompetensi, serta peningkatan kesejahteraan guru di seluruh Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *