GemaWarta – 22 Juli 2026 | Argentina, yang sepanjang turnamen dikenal tampil agresif dan penuh determinasi, justru tampil jauh di bawah performa terbaiknya di laga puncak melawan Spanyol di final Piala Dunia 2026.
Kiper Timnas Argentina, Emiliano Martinez, dikabarkan meluapkan kekecewaannya terhadap cara bermain rekan-rekannya saat kalah dari Spanyol.
Argentina kesulitan mengembangkan permainan dan akhirnya menyerah 0-1 lewat gol Spanyol di babak perpanjangan waktu.
Dominasi La Furia Roja sebenarnya sudah terlihat sejak babak pertama.
Timnas Argentina bahkan gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran ke gawang Unai Simon selama 45 menit pertama.
Emiliano Martinez berusaha membangkitkan semangat timnya dengan meminta Argentina berhenti bermain terlalu hati-hati dan lebih berani menyerang.
“Main dengan hati berarti bergerak maju, bukan mundur. Maju, maju, maju. Pengecut bermain ke belakang, mari kita bergerak ke depan,” ujar Martinez.
Ia juga meminta tim membangun serangan dari lini belakang dan sesegera mungkin mengalirkan bola kepada kapten Lionel Messi agar Argentina kembali memainkan sepak bola yang menjadi ciri khas mereka.
Sementara itu, Lionel Messi juga tampil impresif sepanjang turnamen dengan mengoleksi delapan gol dan empat assist.
Penampilan tersebut memunculkan spekulasi bahwa ia berpeluang meraih penghargaan Bola Emas sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2026.
Unai Simon, kiper Spanyol, berhasil mengukuhkan statusnya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dalam sejarah sepak bola Spanyol setelah memenangi penghargaan Sarung Tangan Emas pada Piala Dunia 2026.
Simon dikenal sebagai kiper modern yang sangat fasih dalam distribusi bola dan sangat dominan dalam penguasaan area penalti.
Piala Dunia 2026 menjadi panggung pembuktian Simon sebagai kiper terbaik dengan mencatatkan statistik yang sebelumnya dianggap mustahil di panggung internasional.
Argentina akhirnya takluk dengan skor 0-1 lewat gol Ferran Torres pada menit ke-106.
Kegagalan mempertahankan gelar di Piala Dunia 2026 membuat pelatih Argentina Lionel Scaloni sedih.
Namun, Scaloni tetap bangga dengan usaha keras yang diperlihatkan Lionel Messi dan kawan-kawan.
“Saya merasa sedih, tetapi saya tahu bahwa kami telah memberikan segalanya. Saya ingin berterima kasih kepada mereka, karena telah memberi kami final Piala Dunia lainnya dan karena telah berjuang hingga akhir. Mereka [timnas Spanyol] lebih baik, itu benar,” ucap Scaloni.
Kesimpulan, kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026 menjadi penampilan yang anti-klimaks bagi timnas Argentina.
Emiliano Martinez, kiper Argentina, mengkritik taktik timnya dan meminta mereka bermain lebih agresif dan berani menyerang.
Sementara itu, Unai Simon, kiper Spanyol, berhasil memenangi penghargaan Sarung Tangan Emas dan membuktikan diri sebagai kiper terbaik di Piala Dunia 2026.











