GemaWarta – 05 Agustus 2026 | Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago memastikan bahwa video unjuk rasa besar yang beredar di media sosial merupakan informasi bohong. Ia pun menyatakan bakal mengungkap dalang penyebar video hoaks tersebut.
Menurutnya, video itu merupakan dokumentasi dari unjuk rasa pada masa lalu. Ia memastikan tidak ada unjuk rasa besar yang terjadi saat ini. Djamari juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi provokatif maupun hoaks yang dapat memicu keresahan di tengah publik.
Pemerintah telah bekerja bersama TNI-Polri dengan sungguh-sungguh untuk menjaga kondusivitas. Untuk itu, ia menyatakan pihaknya akan mengungkap dalang penyebar hoaks tersebut. Djamari juga meminta insan pers terus menyampaikan informasi yang akurat mengenai kondisi keamanan nasional.
Ia menilai media memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan publik serta mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan. Dalam kesempatan yang sama, Djamari juga membicarakan tentang pemasangan pagar di beberapa mall yang sempat memicu kekhawatiran publik.
Ia memastikan bahwa pemasangan pagar di mall dan pusat perbelanjaan tidak terkait dengan aksi demo. Langkah itu diambil atas pertimbangan masing-masing. Pemasangan pagar tinggi tersebut dilakukan untuk keamanan masing-masing pusat perbelanjaan.
Djamari menyatakan bahwa pagar-pagar tinggi itu kini sudah dibongkar atas instruksi dari kepala daerah setempat. Ia menambahkan koordinasi lintas lembaga terus dilakukan bersama TNI, Polri, Badan Intelijen, dan Kejaksaan Agung untuk memastikan situasi keamanan nasional tetap terkendali.
Pemerintah juga menyiapkan langkah penegakan hukum apabila ditemukan penyebaran informasi yang terbukti mengandung unsur pidana. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Menko Polkam Djamari Chaniago juga mengingatkan bahwa stabilitas keamanan nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat dalam menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.











