GemaWarta – 12 Agustus 2026 | Temuan sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, telah memicu kekhawatiran dan perdebatan di masyarakat. Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun, meminta Kepolisian untuk mengusut secara transparan temuan ratusan senjata di sekolah swasta tersebut.
Menurut Adang, seluruh fakta perlu diungkap untuk memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah spekulasi di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa kepolisian harus mengusut perkara ini secara profesional, objektif, dan transparan. Seluruh fakta harus dibuka dengan jelas, mulai dari status kepemilikan, legalitas, hingga alasan penyimpanan barang tersebut di lingkungan sekolah.
Adang juga meminta penyelidikan dilakukan secara objektif dan tidak dipengaruhi konflik internal yang diduga menjadi awal terungkapnya kasus tersebut. Ia menyarankan agar penyidik bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti sehingga hasilnya memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi semua pihak.
Kasus temuan senjata di sekolah swasta di Jakarta Selatan ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama orang tua siswa. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah menerima pengaduan resmi dari pihak yayasan dan sekolah terkait. KPAI meminta Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pendampingan psikososial bagi siswa yang terdampak kasus ini.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekolah yang bersangkutan. Mereka juga telah mengidentifikasi pelaku yang masuk atau pernah berkontak dengan ruangan yang diduga menjadi tempat penyimpanan senjata. Polda Metro Jaya juga mendalami keabsahan serta perizinan kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) di sekolah tersebut.
Sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, telah menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) total selama sepekan setelah kasus temuan senjata ini terungkap. Langkah ini diambil untuk menjaga keamanan dan kenyamanan siswa, serta memungkinkan pihak sekolah untuk melakukan evaluasi dan penyelidikan lebih lanjut.
Kasus temuan senjata di sekolah swasta di Jakarta Selatan ini merupakan peringatan bahwa keamanan dan keselamatan di lingkungan sekolah harus selalu menjadi prioritas. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang erat antara pihak sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum untuk mencegah kasus-kasus serupa di masa depan.











