BERITA

Mengenal Desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Cara Mengeceknya

×

Mengenal Desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Cara Mengeceknya

Share this article
Mengenal Desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Cara Mengeceknya
Mengenal Desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Cara Mengeceknya

GemaWarta – 14 Agustus 2026 | Desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) merupakan metode pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan. Pengelompokan ini dilakukan dengan memperhatikan karakteristik keluarga dan wilayah beserta distribusinya. Dalam DTSEN, masyarakat terbagi menjadi 10 kelompok, mulai dari desil 1 sampai desil 10. Semakin tinggi angka desil, misalnya berada di desil 10, maka tingkat kesejahteraan masyarakat tersebut dinilai semakin baik.

Desil digunakan untuk prioritas penargetan program, bukan sebagai cap status sosial bagi seseorang. Pengelompokan desil diukur berdasarkan variabel sosial ekonomi, seperti keterangan individu (pekerjaan, pendidikan), keterangan perumahan (kondisi rumah, daya listrik), kepemilikan aset, dan jumlah anggota keluarganya.

🔖 Baca juga:
Cara Praktis Cek Desil Bansos Kemensos 2026 Lewat HP: Panduan Lengkap dan Tips Update Data

Masyarakat dapat mengecek desil secara online melalui laman resmi Kemensos dan BPS dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Caranya adalah dengan membuka laman Cek Bansos Kemensos atau layanan DTSEN BPS, memasukkan NIK 16 digit sesuai KTP, memasukkan kode captcha yang tersedia, dan kemudian klik “Cek Data”. Informasi mengenai desil keluarga akan muncul pada halaman hasil pencarian.

Desil 1-4 menjadi kelompok prioritas dalam penyaluran berbagai program bantuan sosial. Pemerintah menggunakan desil sebagai salah satu acuan untuk menetapkan kelompok sasaran berbagai program bantuan dan perlindungan sosial. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami arti desil dan cara mengeceknya untuk memastikan mereka mendapatkan bantuan yang tepat.

🔖 Baca juga:
Cara Cek Desil Bansos Agustus 2026 dan Informasi Penting Lainnya

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut DTSEN bukanlah data yang bersifat tetap. Informasinya dapat berubah karena terus diperbarui berdasarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Penentuan tingkat kesejahteraan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti tingkat pendidikan, pekerjaan, kualitas hunian, akses sanitasi dan air minum, kondisi kesehatan, kepemilikan aset, hingga aktivitas usaha.

Dalam beberapa kasus, masyarakat mungkin menemukan keterangan "desil: null" pada hasil pencarian. Ini berarti nilai desil seseorang atau keluarga masih kosong atau belum tersedia dalam sistem. Istilah null merupakan istilah teknis dalam basis data dan bukan bagian dari skala desil 1–10 yang digunakan dalam DTSEN.

🔖 Baca juga:
Program Bantuan Sosial: Menyelamatkan Masyarakat Miskin di Indonesia

Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut hingga cara mengatasinya, masyarakat perlu memahami cara kerja pengelompokan desil. Dengan demikian, mereka dapat memahami arti desil dan cara mengeceknya untuk memastikan mereka mendapatkan bantuan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *