Nasional

Seskab Teddy Tinjau Progres Huntara Senen: 324 Unit Hunian Sementara Hampir Rampung

×

Seskab Teddy Tinjau Progres Huntara Senen: 324 Unit Hunian Sementara Hampir Rampung

Share this article
Seskab Teddy Tinjau Progres Huntara Senen: 324 Unit Hunian Sementara Hampir Rampung
Seskab Teddy Tinjau Progres Huntara Senen: 324 Unit Hunian Sementara Hampir Rampung

GemaWarta – 28 April 2026 | Jakarta Pusat – Satuan Koordinasi Bidang (Seskab) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, yang dipimpin oleh Teddy, melakukan inspeksi lapangan terhadap proyek pembangunan hunian sementara di kawasan Senen pada hari Selasa, 28 April 2026. Proyek yang dikenal dengan nama Huntara Senen ini merupakan inisiatif kolaboratif lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pihak swasta, bertujuan menyediakan tempat tinggal layak bagi warga yang terdampak relokasi bantaran rel kereta api Pasar Senen.

Menurut data yang diungkapkan selama inspeksi, pembangunan Huntara Senen telah mencapai 98 persen penyelesaian. Total 324 unit rumah sedang dibangun di Jalan Kramat Raya, dengan target penyelesaian pada Juni 2026. Setiap unit dirancang dengan ukuran standar, dilengkapi kamar tidur, ruang tamu, dapur kecil, serta kamar mandi pribadi. Selain fasilitas rumah, proyek ini juga menyediakan infrastruktur pendukung seperti toilet komunal, musala, dan dapur umum yang dapat digunakan bersama oleh seluruh penghuni.

🔖 Baca juga:
Silaturahmi Purnawirawan TNI Perkuat Strategi Pertahanan dan Kebersamaan Generasi Muda

Presiden Joko Widodo melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan pentingnya penyediaan hunian ini sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mengatasi dampak sosial akibat pembangunan jaringan kereta api. Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menambahkan komitmen pemerintah untuk menyiapkan total 324 unit Huntara sebagai solusi jangka menengah sebelum pemukiman permanen dapat dibangun kembali.

Selama kunjungan, Seskab Teddy menilai kualitas konstruksi dan progres pekerjaan alat berat. Ia menyaksikan tim pekerja mengoperasikan ekskavator dan crane untuk menyelesaikan pekerjaan struktur beton, serta proses pemasangan rangka atap. Seorang petugas lapangan menunjukkan rencana pembuatan akses jalan internal yang akan menghubungkan semua unit rumah ke jalan utama Kramat Raya, memastikan mobilitas penghuni dan layanan logistik yang lancar.

DKI Jakarta melalui Dinas Penataan Ruang dan Pemukiman juga terlibat aktif dalam memfasilitasi pemindahan warga, penyediaan listrik, serta jaringan air bersih. Dinas tersebut menyiapkan jaringan pipa air bersih yang mengalir ke masing-masing blok hunian, serta instalasi listrik yang sudah terhubung ke jaringan PLN setempat. Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban adaptasi warga yang sebelumnya tinggal di area rel tanpa akses fasilitas dasar.

🔖 Baca juga:
Data Penerima Bansos 2026 Terbaru: Cara Cek, Klasifikasi Desil, dan Jadwal Penyaluran PKH Triwulan II

Para warga yang akan menempati Huntara Senen menyambut baik perkembangan proyek ini. Mereka menyatakan harapan agar proses relokasi dapat berjalan lancar dan hunian yang disediakan memenuhi standar kenyamanan serta keamanan. “Kami menantikan rumah baru ini, karena selama ini kami tinggal di pinggir rel yang rawan kebisingan dan polusi,” ungkap salah satu warga setempat.

Selain aspek fisik, proyek Huntara Senen juga mencakup program sosial. Tim pendamping sosial dari DKI Jakarta telah menyiapkan pelatihan keterampilan bagi warga, termasuk kelas memasak, menjahit, serta pelatihan penggunaan teknologi informasi dasar. Tujuan program ini adalah meningkatkan kemandirian ekonomi warga selama masa transisi.

Dengan hampir selesai, pihak pengelola proyek menargetkan serah terima unit pertama pada awal Mei 2026, sekaligus melanjutkan proses pemindahan secara bertahap. Jika semua rencana berjalan sesuai jadwal, seluruh 324 unit diharapkan dapat dihuni pada akhir Juni 2026, menandai selesainya salah satu langkah strategis pemerintah dalam menangani dampak relokasi bantaran rel kereta api di kawasan pusat kota.

🔖 Baca juga:
Pangkopassus Djon Afriandi Ganti Tradisi: Baret Merah Kini Hanya Milik Prajurit Komando

Keberhasilan Huntara Senen juga menjadi contoh bagi proyek serupa di wilayah lain, mengingat tantangan relokasi di daerah perkotaan yang padat. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan koordinasi antar lembaga, memastikan tidak ada warga yang tertinggal tanpa tempat tinggal layak.

Secara keseluruhan, inspeksi yang dipimpin oleh Seskab Teddy menunjukkan kemajuan signifikan, kualitas konstruksi yang terjaga, serta kesiapan infrastruktur pendukung. Harapan besar kini tertuju pada penyelesaian akhir proyek, yang diharapkan dapat menjadi solusi konkret bagi ribuan warga yang selama ini hidup di pinggir rel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *