GemaWarta – 30 April 2026 | Sejumlah perkembangan terbaru mengemuka dalam perseteruan hukum antara ADOR, anak perusahaan HYBE, dan mantan anggota girl group NewJeans, Danielle serta mantan eksekutif musik Min Hee Jin. Inti perselisihan adalah gugatan ADOR senilai sekitar 43 miliar won (setara Rp502 miliar) yang menuduh pelanggaran kontrak eksklusif, penggelapan dana, serta tindakan yang merusak citra grup.
Pada akhir April 2026, lima pengacara senior dari firma hukum terkemuka Kim & Chang secara resmi mengundurkan diri dari tim kuasa hukum ADOR. Pengunduran diri terjadi kurang dari satu bulan setelah sidang praperadilan pertama pada 26 Maret di Pengadilan Distrik Pusat Seoul. Kepergian seluruh tim hukum menimbulkan spekulasi bahwa proses persidangan dapat mengalami penundaan, mengingat ADOR kini harus mencari kuasa hukum baru untuk melanjutkan litigasi.
Sementara tim kuasa hukum Danielle tetap konsisten, ADOR berupaya memperkuat posisinya lewat langkah-langkah lain. Pada 30 April 2026, pengadilan mengeluarkan surat perintah penyitaan sementara atas aset senilai total 7 miliar won. Penyitaan tersebut mencakup 2 miliar won milik ibu Danielle dan 5 miliar won milik Min Hee Jin. Aset yang disita berupa properti real estate, antara lain apartemen di Yongsan, vila di Mapo (milik Min Hee Jin), serta rumah di Gwangjin dan Anyang (milik ibu Danielle). Tujuannya adalah menghindari potensi penjualan atau penyembunyian aset sebelum keputusan pengadilan akhir.
Gugatan yang diajukan ADOR pada Desember 2025 menuntut ganti rugi sebesar 43,1 miliar won, dengan alasan bahwa tindakan Danielle dan Min Hee Jin menyebabkan gangguan signifikan pada karier NewJeans hingga grup memutuskan mengakhiri kontrak dengan Danielle pada akhir 2024. Selain menuntut ganti rugi, ADOR juga meminta pembekuan aset untuk menjamin pemenuhan potensi putusan finansial.
Jadwal sidang utama telah ditetapkan. Sidang perdana dijadwalkan pada 15 Mei 2026, diikuti dengan dua tanggal lanjutan, yaitu 14 Mei dan 2 Juli 2026. Penetapan tanggal-tanggal ini menandai fase penting di mana kedua belah pihak akan menyajikan bukti serta saksi pendukung. Namun, kepergian tim pengacara ADOR dapat memaksa penyesuaian jadwal, mengingat proses seleksi kuasa hukum baru biasanya membutuhkan waktu.
Di tengah konflik yang memanas, ADOR tetap menegaskan komitmennya terhadap kelangsungan grup NewJeans. Pada akhir April, agensi mengumumkan bahwa tiga anggota yang masih aktif – Hanni, Haerin, dan Hyein – sedang dalam proses produksi musik baru, sementara Minji belum memutuskan kembali ke grup. Kunjungan anggota grup ke Kopenhagen, Denmark, dilaporkan sebagai bagian dari pra-produksi proyek comeback mereka.
Berikut rangkuman poin penting yang perlu diketahui:
- Jumlah gugatan: 43 miliar won (~Rp502 miliar).
- Pengacara mundur: Lima pengacara Kim & Chang mengundurkan diri pada 29 April 2026.
- Penyitaan aset: 7 miliar won (2 miliar won ibu Danielle, 5 miliar won Min Hee Jin).
- Jadwal sidang: 15 Mei, 14 Mei, dan 2 Juli 2026.
- Status grup: NewJeans bersiap comeback, tiga anggota aktif tengah produksi lagu baru.
Kasus ini tidak hanya menjadi sorotan utama dalam dunia hiburan K-pop, namun juga menambah catatan penting dalam praktik hukum bisnis di Korea Selatan. Pengadilan harus menyeimbangkan antara hak pemilik hak cipta, kontrak eksklusif, serta kepentingan publik yang sangat memperhatikan perkembangan grup musik internasional.
Jika ADOR berhasil memperoleh ganti rugi, konsekuensinya dapat mempengaruhi cara agensi mengelola kontrak artis di masa depan. Sebaliknya, kegagalan dalam menegakkan klaim dapat menimbulkan preseden bahwa agensi harus lebih berhati-hati dalam mengeluarkan tuduhan pelanggaran kontrak.
Pengamat industri menilai bahwa hasil akhir gugatan ADOR akan menjadi indikator penting bagi hubungan antara agensi hiburan besar dan artis muda, terutama dalam era di mana media sosial mempercepat penyebaran informasi dan menambah tekanan pada proses hukum.
Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari HYBE mengenai pengganti tim hukum yang baru, namun diperkirakan langkah ini akan diambil secepat mungkin untuk menjaga momentum litigasi. Sementara itu, penggemar NewJeans tetap menantikan kabar resmi tentang comeback grup, yang diharapkan dapat mengalihkan perhatian publik dari perseteruan hukum yang masih berlangsung.









