Internasional

Donald Trump Murka, Ancam Tarik 5.000 Pasukan AS di NATO

×

Donald Trump Murka, Ancam Tarik 5.000 Pasukan AS di NATO

Share this article
Donald Trump Murka, Ancam Tarik 5.000 Pasukan AS di NATO
Donald Trump Murka, Ancam Tarik 5.000 Pasukan AS di NATO

GemaWarta – 08 Mei 2026 | Hubungan antara Amerika Serikat dan sekutu NATO mengalami naik turun. Kanselir Jerman Friedrich Merz sempat memiliki hubungan baik dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, namun situasinya berubah cepat sejak Perang Iran. Merz mengkritik Amerika Serikat tidak memiliki strategi jelas dan bahkan dipermalukan oleh Iran, yang memicu kegeraman Trump.

Trump membalas dengan tajam melalui platform media sosialnya, Truth Social, menyebut Merz “tidak tahu apa yang dia bicarakan” dan menambahkan, “tidak heran jika kondisi Jerman begitu buruk.” Tak lama setelah itu, Trump mengumumkan rencana penarikan 5.000 tentara Amerika dari Jerman dalam waktu satu tahun.

🔖 Baca juga:
Rakyat Pakistan Soroti Kegagalan Negosiasi AS-Iran, Serukan Dukungan pada Iran di Tengah Tuduhan Serangan Israel

Langkah ini dinilai serius oleh para pakar, karena penarikan pasukan AS dapat menciptakan celah keamanan yang besar dalam upaya menangkal Rusia. Selain itu, penempatan rudal jelajah Tomahawk yang sebelumnya dijanjikan oleh pemerintahan Presiden Joe Biden untuk memperkuat pertahanan Jerman terhadap kemungkinan serangan Rusia juga ditunda.

Merz sendiri mencoba meredam kekhawatiran dengan menyebut rencana pengurangan pasukan Amerika bukanlah hal baru dan membantah adanya kaitan dengan perselisihannya dengan Trump. Namun, para pakar menilai langkah ini jauh lebih serius dibanding penarikan pasukan, karena penundaan penempatan rudal jelajah Tomahawk dapat menciptakan celah keamanan yang besar.

🔖 Baca juga:
Detik-detik Tembak Kapal Kargo Iran oleh Perusak AS di Teluk Oman, Krisis Memuncak

Kondisi ini juga dikhawatirkan dapat mempengaruhi ekonomi Jerman, karena industri otomotif Jerman yang sudah berada dalam situasi sulit dapat terkena dampak dari kenaikan tarif impor mobil dari Uni Eropa. Ekonom Clemens Fuest memperingatkan kemungkinan resesi baru jika kenaikan tarif ini terjadi.

Dalam beberapa minggu terakhir, situasi hubungan antara AS dan Jerman semakin memanas. Kanselir Merz berusaha untuk meredam kekhawatiran dan menenangkan situasi, namun langkah-langkah Trump terus memicu kekhawatiran di kalangan sekutu NATO.

🔖 Baca juga:
Tragedi Penembakan Sekolah Brazil: Siswa 13 Tahun Bunuh Dua Staf, Siswa Lari Menembus Dinding 20 Kaki

Kesimpulan dari situasi ini adalah bahwa hubungan antara AS dan Jerman mengalami tekanan yang signifikan, terutama setelah pernyataan Trump tentang penarikan pasukan AS dari Jerman. Langkah-langkah ini dapat memiliki dampak yang besar pada keamanan dan ekonomi Eropa, serta mempengaruhi stabilitas hubungan antara AS dan sekutu NATO.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *