Bencana Alam

Banjir di Kendari: 5.445 Jiwa Terdampak dan Teluk Kendari Mengalami Pendangkalan

×

Banjir di Kendari: 5.445 Jiwa Terdampak dan Teluk Kendari Mengalami Pendangkalan

Share this article
Banjir di Kendari: 5.445 Jiwa Terdampak dan Teluk Kendari Mengalami Pendangkalan
Banjir di Kendari: 5.445 Jiwa Terdampak dan Teluk Kendari Mengalami Pendangkalan

GemaWarta – 15 Mei 2026 | Banjir di Kendari telah menyebabkan 5.445 jiwa terdampak dan Teluk Kendari mengalami pendangkalan akibat sedimentasi lumpur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari telah mengerahkan 59 personel untuk membantu membersihkan rumah warga yang masih digenangi lumpur pascabanjir.

BPBD juga telah membangun Posko Komando Induk yang berpusat di wilayah Kali Wanggu untuk memantau situasi dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Selain itu, sebanyak kurang lebih 1.000 personel gabungan telah diterjunkan ke lapangan untuk membantu proses pemulihan.

🔖 Baca juga:
Jakarta Timur Tangkap 763 Kg Ikan Sapu-sapu, Operasi Serentak Dihentikan Secara Masif

Banjir di Kendari disebabkan oleh luapan Kali Wanggu yang membawa air berwarna cokelat keruh menuju Teluk Kendari. Material lumpur yang terbawa arus banjir dari Kali Wanggu dinilai berpotensi memicu sedimentasi dan pendangkalan Teluk Kendari.

Kondisi lumpur tebal menjadi kendala para petugas, sehingga BPBD berkoordinasi dengan dinas pemadam dalam pembersihan di rumah warga yang terdampak. BPBD juga telah meminta bantuan dari instansi vertikal untuk membantu proses pemulihan.

Dari 18 titik lokasi terdampak banjir di Kendari, hanya tujuh lokasi yang masih memerlukan penanganan intensif. BPBD tetap siaga untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan berharap situasi dapat kembali normal secepatnya.

Kondisi Teluk Kendari yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi lumpur juga menjadi perhatian serius. Pendangkalan teluk dapat menyebabkan kerusakan ekosistem pesisir dan memperlambat aliran air menuju laut.

Oleh karena itu, BPBD dan pemerintah setempat harus bekerja sama untuk mengatasi masalah banjir dan pendangkalan Teluk Kendari. Masyarakat juga harus berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kegiatan yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *