Bencana Alam

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Peringatkan Hujan Lebat di Sebagian Wilayah Indonesia

×

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Peringatkan Hujan Lebat di Sebagian Wilayah Indonesia

Share this article
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Peringatkan Hujan Lebat di Sebagian Wilayah Indonesia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Peringatkan Hujan Lebat di Sebagian Wilayah Indonesia

GemaWarta – 11 Mei 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan tentang potensi hujan lebat di sebagian wilayah Indonesia. Menurut BMKG, kondisi atmosfer tropis masih berpotensi aktif di sebagian besar wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan. Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) diperkirakan berada pada fase 2 di Samudera Hindia dan berpeluang bergerak ke fase 3.

BMKG juga memperkirakan bahwa aktivitas MJO yang terdeteksi melalui pemantauan spasial diprakirakan akan melintasi sejumlah wilayah Indonesia. Selain itu, gelombang atmosfer seperti Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuatorial juga diprediksi aktif di beberapa daerah. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di berbagai wilayah terdampak.

🔖 Baca juga:
Gempa Magnitudo 6 Guncang Laut NTT, Dirasakan dari Atambua hingga Kupang dan Timor Leste

Di samping faktor global, fenomena regional seperti Siklon Tropis Hagupit turut diperkirakan memengaruhi cuaca di Indonesia. BMKG menjelaskan bahwa potensi dampak bencana hidrometeorologi dibagi ke dalam beberapa level kewaspadaan. Pada level waspada, dampak yang mungkin terjadi meliputi genangan air, luapan sungai, serta longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Sementara itu, pada level siaga, potensi dampaknya meningkat menjadi banjir, banjir bandang, dan longsor yang dapat berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, layanan publik, hingga infrastruktur. Adapun pada level awas, dampak bencana diperkirakan lebih luas, berupa banjir, banjir bandang, dan longsor yang berpotensi menyebabkan terhentinya layanan publik, kerusakan infrastruktur secara signifikan, serta menimbulkan risiko terhadap keselamatan masyarakat.

BMKG juga bekerja sama dengan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) untuk memperkuat sinergi strategis dalam pemanfaatan data meteorologi, klimatologi, dan oseanografi guna mendukung layanan informasi kemaritiman nasional. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan bahwa penguatan layanan informasi cuaca maritim menjadi kebutuhan penting bagi Indonesia sebagai negara kepulauan.

BMKG memprakirakan cuaca di wilayah Cirebon pada Senin, 11 Mei 2026, didominasi kondisi berawan dengan suhu udara relatif hangat sepanjang hari. Di Kota Cirebon, cuaca berawan diprediksi berlangsung dengan suhu udara berkisar antara 25 hingga 32 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara berada di rentang 60 hingga 87 persen.

🔖 Baca juga:
BMKG Juanda Buka Lowongan Magang dan Rilis Ramahan Cuaca Hari Ini, Kesempatan Langka bagi Mahasiswa

Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Kabupaten Cirebon. Wilayah ini akan mengalami cuaca berawan dengan suhu udara antara 25 hingga 32 derajat Celsius dan kelembapan udara mencapai 60 hingga 87 persen. BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk siaga potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Maluku Utara, dan Maluku.

BMKG memprediksi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan diguyur hujan pada Senin. Prakirawan BMKG Rizky pada kanal YouTube yang diikuti di Jakarta menyampaikan, diawali dari wilayah Sumatra, Banda Aceh diprakirakan berawan tebal, sedangkan Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Pangkal Pinang, dan Bengkulu akan diguyur hujan ringan.

Waspadai hujan petir yang dapat terjadi di Jambi, Palembang, dan Bandar Lampung. Beralih ke Pulau Jawa, cuaca di Surabaya dan Yogyakarta berpotensi berawan tebal, sementara Jakarta, Serang, Bandung, Semarang akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Kemudian untuk wilayah Kalimantan, seluruh kota besar diprakirakan hujan ringan, mulai dari Kota Pontianak, Samarinda, Tanjung Selor, Palangkaraya, dan Banjarmasin. Beranjak ke wilayah Bali dan Nusa Tenggara, cuaca di Kota Mataram diprakirakan udara kabur, Kota Kupang berawan tebal, sedangkan Denpasar akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.

🔖 Baca juga:
Cuaca Ekstrem Mengancam Indonesia: Hujan Lebat dan Badai, Warga Diminta Waspada

Kemudian untuk wilayah Sulawesi, cuaca di Kota Gorontalo diprakirakan berawan tebal, sedangkan Kota Palu dan Makassar akan diguyur hujan ringan. Hujan sedang berpotensi mengguyur wilayah Mamuju dan Kendari. Untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara, Kota Ambon dan Ternate berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Bergeser ke wilayah Papua, sebagian besar akan diguyur hujan ringan mulai dari Sorong, Manokwari, Nabire, Jayawijaya, Jayapura, dan Merauke. BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap memantau perkembangan cuaca terbaru guna mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi dampak bencana dan menjaga keselamatan masyarakat.

Kesimpulan, BMKG memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia akan diguyur hujan pada Senin. Masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pemerintah setempat guna mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *