GemaWarta – 21 Juli 2026 | Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan pencairan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) resmi dimulai pada 1 Agustus 2026. Jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia akan menerima bantuan sesuai kategori, mulai dari ibu hamil, anak sekolah, lansia, hingga penyandang disabilitas.
Sementara BPNT diberikan dalam bentuk saldo per bulan yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di e-Warong atau pedagang mitra pemerintah. Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bansos secara online melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id maupun aplikasi Cek Bansos.
Dengan memasukkan NIK dan data kependudukan, warga bisa mengetahui apakah mereka terdaftar sebagai penerima bantuan. Total saldo diterima KPM untuk periode Agustus-Oktober 2026 adalah Rp600.000. Penyaluran dana ini tidak dilakukan secara serentak, melainkan bertahap di berbagai wilayah.
Untuk mengetahui apakah dana bansos sudah cair, masyarakat dapat memperhatikan beberapa indikator, seperti bertambahnya saldo pada Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), menerima notifikasi dari bank Himbara, atau memantau status penyaluran melalui laman Cek Bansos Kemensos.
Desil atau pemeringkatan kesejahteraan juga menjadi dasar pemerintah dalam menentukan kelompok yang masuk prioritas program bantuan. Desil 1-4 merupakan kelompok yang paling berpeluang menerima seluruh jenis bansos, sedangkan desil 5 masih dapat menerima beberapa bantuan tertentu.
Masyarakat dapat mengetahui status desil secara online menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Cara cek desil dapat dilakukan melalui situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos. Setelah melakukan pengecekan, akan muncul kategori desil keluarga.
Kemensos juga menyediakan aplikasi mobile "Cek Bansos" untuk memudahkan masyarakat memeriksa status penerima bantuan. Aplikasi ini dapat diunduh melalui Play Store untuk pengguna Android atau App Store bagi pengguna iOS.
Penyaluran bansos dilakukan secara bertahap, sehingga waktu penyaluran dapat bervariasi di setiap daerah. Masyarakat diimbau untuk aktif melakukan cek bansos guna memastikan status penerimaan mereka.
Untuk periode Juli hingga September 2026, setiap KPM dijadwalkan menerima total Rp 600.000. Dana ini merupakan akumulasi bantuan tiga bulan, dengan masing-masing Rp 200.000 per bulan. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dirancang untuk memenuhi kebutuhan pangan melalui penyaluran non-tunai, umumnya via Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dapat digunakan di e-warong.
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah bansos bersyarat yang bertujuan meningkatkan akses keluarga miskin terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Dengan demikian, diharapkan bansos dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkan kesejahteraan sosial.
Kesimpulan, pemerintah melalui Kemensos terus berkomitmen menyalurkan berbagai program bantuan sosial untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Masyarakat diimbau untuk aktif melakukan cek bansos dan memanfaatkan aplikasi Cek Bansos untuk memeriksa status penerima bantuan.











