GemaWarta – 14 Juli 2026 | Beberapa hari terakhir, masyarakat Bengkulu dihebohkan dengan beredarnya video sekelompok pengendara motor yang membawa senjata tajam. Video tersebut konon direkam menjelang subuh. Meskipun lokasi pasti dan identitas pelaku belum diketahui, kejadian ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu langsung meningkatkan kewaspadaan bersama jajaran Polresta Bengkulu. Mereka memperkuat patroli malam hingga menjelang pagi dan mengimbau seluruh camat, lurah, ketua RT/RW, serta anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) untuk meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing.
Di sisi lain, fenomena ayah mengantar anak di hari pertama sekolah menjadi sesuatu yang positif. Banyak ayah di Kota Medan yang menyisihkan waktu untuk mendampingi anak mereka di momen penting ini. Hal ini sejalan dengan ajakan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).
Menurut beberapa ayah, mengantar anak ke sekolah sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan sejak anak mereka masih duduk di bangku taman kanak-kanak. Mereka percaya bahwa kehadiran seorang ayah memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak, memberikan rasa aman, kasih sayang, dan memantau kondisi anak selama bersekolah.
Kedua fenomena ini menunjukkan dua sisi berbeda dari masyarakat. Di satu sisi, ada kekhawatiran akan keamanan dan ketertiban karena aksi kelompok bermotor yang membawa senjata tajam. Di sisi lain, ada fenomena positif ayah yang mengantar anak di hari pertama sekolah, menunjukkan peran aktif ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.
Kesimpulan dari kedua fenomena ini adalah bahwa masyarakat memiliki dua sisi yang berbeda. Namun, dengan kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan, kita dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan memastikan keamanan dan ketertiban di masyarakat. Sementara itu, fenomena ayah mengantar anak di hari pertama sekolah menunjukkan pentingnya peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak, dan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih meningkatkan peran ayah dalam keluarga.











