HUKUM

Ahmad Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung

×

Ahmad Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung

Share this article
Ahmad Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung
Ahmad Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung

GemaWarta – 22 Juni 2026 | Kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan di sebuah rumah kos di kawasan Cinunuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mendapat sorotan dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Ia mendesak Polda Jawa Barat segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman berat atas tindakan yang dinilai sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Diketahui, Direktorat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polda Jawa Barat saat ini masih memburu seorang pria berinisial T (30) yang diduga menyekap dan menganiaya korban berinisial YTR (29). Korban disebut mengalami penyiksaan dan penyekapan selama tiga tahun.

🔖 Baca juga:
Sindikat Joki UTBK di Surabaya Loloskan 114 Mahasiswa Sejak 2017

Menanggapi kasus tersebut, Sahroni menilai tindakan pelaku tidak hanya menyebabkan penderitaan fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi mental, ekonomi, dan kehidupan sosial korban. “Lagi-lagi kita mendapatkan tragedi penyiksaan berbasis gender yang sangat tidak berperikemanusiaan. Korban disiksa tidak hanya fisik tapi mental, finansial hingga relasi dengan lingkungan sosialnya. Maka saya minta polisi segera tangkap pelaku dan hukum maksimal karena ini jelas pelanggaran HAM,” kata Sahroni.

Sahroni juga membantah anggapan bahwa sikap NasDem tidak elegan dalam menyikapi dinamika politik yang berkembang belakangan ini. Menurutnya, justru penilaian mengenai sikap tidak elegan bisa saja ditujukan kepada pihak yang menyampaikan. “Yang gak elegan malah sebaliknya mungkin yah. Saya gak tau sikap internal (partainya) Pak Deddy,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus menyindir Partai NasDem dan Partai Demokrat yang mengkritik posisi politik PDIP terhadap pemerintahan. Deddy meminta kedua partai tersebut fokus mengurus persoalan internal dibanding mengomentari sikap PDIP.

🔖 Baca juga:
Kasus Suap Bea Cukai: KPK Periksa Saksi dan Mengungkap Praktik Korupsi

Sahroni menegaskan posisi politik NasDem yang tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo. “NasDem tetep elegan mendukung pemerintahan Prabowo,” kata Sahroni.

Di sisi lain, Sahroni juga menanggapi kasus penyekapan wanita di Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ia mendesak polisi untuk segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman berat. “Polisi harus menjerat pelaku dengan pasal berlapis dan ancaman pidana maksimal, mulai dari pasal penganiayaan berat, perampasan kemerdekaan, hingga pasal terkait kekerasan seksual apabila ditemukan unsur-unsurnya dalam proses penyidikan,” kata Sahroni.

Sahroni juga meminta pihak kepolisian untuk memberikan perlindungan dan pemulihan terbaik bagi korban. Ia tidak ingin kasus keji seperti ini terulang kembali. “Jangan ada ampun sedikitpun untuk pelaku seperti ini. Negara harus hadir memberikan perlindungan kepada korban dan hukuman yang setimpal kepada pelaku. Efek jeranya harus kuat demi mengirimkan pesan pada para pelaku KDRT bahwa konsekuensi tindakan mereka tidak main-main,” kata Sahroni.

🔖 Baca juga:
Kontroversi Roy Suryo: Tuduhan Ijazah Jokowi, RJ, dan Tuduhan Kepribadian Ganda

Kasus penyekapan wanita di Rancaekek memicu perhatian luas. Atalia Praratya dan Ahmad Sahroni ikut memburu pelaku. Polisi masih memburu pelaku, sementara korban menjalani perawatan intensif di RSHS Bandung.

Kesimpulan, Ahmad Sahroni mendesak polisi untuk segera menangkap pelaku penyekapan wanita di Bandung dan memberikan hukuman berat. Ia juga menegaskan posisi politik NasDem yang tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo. Sahroni meminta pihak kepolisian untuk memberikan perlindungan dan pemulihan terbaik bagi korban dan tidak ingin kasus keji seperti ini terulang kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *