Internasional

Indonesia Soroti Regulasi Vaksin di WHA, Taiwan Terus Dikecualikan

×

Indonesia Soroti Regulasi Vaksin di WHA, Taiwan Terus Dikecualikan

Share this article
Indonesia Soroti Regulasi Vaksin di WHA, Taiwan Terus Dikecualikan
Indonesia Soroti Regulasi Vaksin di WHA, Taiwan Terus Dikecualikan

GemaWarta – 22 Mei 2026 | Perhimpunan Kesehatan Dunia (WHA) ke-79 yang digelar di Jenewa, Swiss, membahas berbagai isu kesehatan global, termasuk regulasi vaksin dan partisipasi Taiwan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia menyoroti pentingnya kerja sama, regulasi berbasis ilmu pengetahuan, dan harmonisasi regulasi untuk mempercepat pengembangan vaksin dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

🔖 Baca juga:
Blokade Laut AS Meningkat, Kepala Angkatan Laut Dismissed di Tengah Krisis Iran

“Sistem regulasi yang kuat adalah elemen strategis dalam memperkuat kepercayaan dan mempercepat pengembangan dan produksi vaksin, terutama di negara-negara Selatan,” kata Kepala BPOM, Taruna Ikrar.

Sementara itu, Taiwan terus dikecualikan dari WHA untuk tahun kesepuluh berturut-turut. Namun, beberapa kantor perwakilan asing di Taipei, termasuk Australia, Kanada, dan Inggris, mengeluarkan pernyataan bersama untuk mendukung partisipasi Taiwan dalam WHO dan WHA.

Mereka menekankan bahwa partisipasi Taiwan akan membawa manfaat bagi kesehatan global dan menyerukan agar WHO tidak membiarkan interferensi politik.

🔖 Baca juga:
Hantavirus dan FIFA World Cup 2026: Dua Berita yang Menghebohkan Dunia

Di tempat lain, Forum Komunikasi Budaya ke-17 yang diselenggarakan oleh Corea Image Communication Institute (CICI) di Seoul, Korea Selatan, membahas tentang kekuatan kreasi dan komunikasi dalam mempromosikan budaya Korea.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 50 diplomat, pemimpin bisnis, dan tokoh budaya, dan menampilkan berbagai pertunjukan, termasuk nyanyian dan tarian.

Sementara itu, dalam dunia investasi, para ahli menekankan bahwa melakukan sesuatu tidak selalu lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa. Mereka menyarankan agar investor tidak terlalu sering memeriksa portofolio mereka dan tidak terlalu banyak melakukan transaksi.

🔖 Baca juga:
Diplomatik: Antara Konflik dan Kerja Sama

Dalam beberapa kasus, kurang aktivitas dapat membawa hasil yang lebih baik dalam jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *