GemaWarta – 26 Juli 2026 | Konflik di Laut Merah kembali memanas setelah Arab Saudi dan kelompok Houthi terlibat bentrokan. Koalisi pimpinan Arab Saudi mengatakan telah menyerang situs-situs Houthi dan menghancurkan target yang mengancam kapal-kapal komersial sebagai respons atas serangan terhadap pelayaran di Laut Merah.
Menurut juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Turki al-Maliki, militer Houthi yang teroris menargetkan kapal-kapal dagang di Laut Merah. Koalisi melakukan respons yang tegas dan kuat dengan menargetkan situs-situs militer Houthi yang digunakan untuk mengancam pelayaran di Laut Merah.
Media Houthi Yaman mengatakan dua orang terluka akibat serangan udara Arab Saudi. Korban adalah seorang pekerja di kota Hodeida dan seorang wanita di pulau Kamaran. Kelompok pemberontak Houthi di Yaman bersumpah akan membalas Arab Saudi setelah mereka menuduh kerajaan tersebut menargetkan infrastruktur sipil.
Ketegangan antara Arab Saudi dan Houthi meningkat setelah Houthi mengancam melarang kapal-kapal yang memiliki kaitan dengan Arab Saudi melintasi Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab. Koalisi pimpinan Riyadh mengeluarkan peringatan bahwa mereka akan memberikan respons tegas dan kuat atas serangan terhadap kapal-kapal komersial.
Sementara itu, di Indonesia, perayaan identitas dan keberagaman Indonesia digelar dalam acara Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI) 2026 di Jember. Acara ini menampilkan 9 defile dari berbagai daerah yang menampilkan kekayaan tradisi, seni, dan potensi lokal melalui parade kostum kreatif.
Dalam konteks pertahanan, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI mengonfirmasi bahwa pihaknya kini tengah membidik alutsista baru guna memperkuat pertahanan TNI AL. Helikopter AW149 buatan perusahaan penerbangan asal Italia Leonardo diproyeksikan akan digunakan untuk memperkuat sistem pertahanan jajaran TNI AU khususnya bagi Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal).
Kesimpulan, konflik di Laut Merah antara Arab Saudi dan Houthi terus memanas, sementara Indonesia terus memperkuat pertahanan dan merayakan keberagaman budaya melalui acara-acara seperti WACI 2026.











