GemaWarta – 17 Juli 2026 | Konflik antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah serangan drone dan rudal terus berlanjut. Militer Iran mengklaim telah melancarkan serangan drone ke Pangkalan Udara Sakhir di Bahrain yang menjadi lokasi penempatan aset militer AS.
Menurut laporan dari IRIB, Angkatan Darat Iran menggunakan drone Arash untuk menyerang lokasi penempatan helikopter Angkatan Darat Amerika Serikat dan pesawat patroli maritim P-8. Serangan tersebut terjadi setelah gencatan senjata antara Teheran dan Washington dinyatakan tidak lagi berlaku.
Sebelumnya, kedua negara menandatangani nota kesepahaman pada malam 18 Juni yang bertujuan mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari. Namun situasi kembali berubah sejak 8 Juli, ketika militer AS melancarkan beberapa serangan terhadap Iran.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi tersebut merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz. Sebagai balasan, militer Iran kemudian melancarkan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di berbagai negara di kawasan Timur Tengah.
Teheran juga menuduh Washington telah melanggar kesepakatan gencatan senjata. Sehari kemudian, pada 9 Juli, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut sudah tidak lagi berlaku, sehingga kembali membuka babak baru eskalasi konflik antara kedua negara.
Ketegangan regional meningkat sejak Februari, ketika AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran. Teheran lalu membalas dengan serangan rudal dan drone yang menargetkan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.
Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan bulan lalu yang bertujuan untuk mengakhiri konflik mereka dan mencapai kesepakatan perdamaian yang langgeng. Namun, ketegangan meningkat dalam beberapa hari terakhir di Selat Hormuz, dengan kedua pihak saling melancarkan serangan.
Konflik ini telah menyebabkan kerugian besar bagi kedua negara dan telah mempengaruhi keamanan regional. Diperlukan upaya diplomatik yang serius untuk mengakhiri konflik ini dan mencapai kesepakatan perdamaian yang langgeng.
Kesimpulan, konflik antara Iran dan AS kembali meningkat setelah serangan drone dan rudal terus berlanjut. Diperlukan upaya diplomatik yang serius untuk mengakhiri konflik ini dan mencapai kesepakatan perdamaian yang langgeng.











