GemaWarta – 11 Juni 2026 | Konflik antara Israel dan Iran semakin memanas setelah serangkaian serangan yang dilancarkan oleh kedua negara. Amerika Serikat (AS) telah memperingatkan bahwa mereka akan mengambil tindakan lebih lanjut jika Iran tidak menghentikan serangannya.
Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa AS akan menyerang Iran lebih keras lagi pada malam hari dan mengancam untuk mengambil alih Kharg Island, yang merupakan pusat infrastruktur energi Iran.
Kharg Island adalah lokasi strategis yang terletak di Teluk Persia dan merupakan tempat penting untuk ekspor minyak Iran. AS telah mempertimbangkan untuk menyerang island ini sebagai cara untuk melemahkan kemampuan Iran dalam perang.
Serangkaian serangan yang dilancarkan oleh Iran terhadap pangkalan militer AS di Timur Tengah telah meningkatkan ketegangan antara kedua negara. AS telah menanggapi dengan melancarkan serangan udara terhadap target di Iran.
Perang antara AS dan Iran telah menyebabkan kenaikan harga minyak dunia dan meningkatkan kekhawatiran tentang dampaknya terhadap perekonomian global.
Dalam sebuah wawancara dengan Fox News, Trump menyatakan bahwa AS akan menyerang Iran lebih keras lagi pada malam hari, tetapi dia lebih suka tidak menyerang jembatan dan pembangkit listrik.
Trump juga menyatakan bahwa AS akan mengambil alih Kharg Island, tetapi dia tidak yakin apakah Amerika memiliki niat untuk melakukan operasi militer skala besar.
Situasi di Timur Tengah semakin memburuk, dan dunia internasional khawatir tentang kemungkinan perang besar antara AS dan Iran.











