GemaWarta – 29 Juli 2026 | Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah tiba di Gedung Putih, Washington DC, untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pertemuan ini merupakan pertemuan pertama antara kedua pemimpin sejak perang dengan Iran dimulai.
Menurut sumber, mereka akan membahas tentang perang di Iran dan kemajuan negosiasi dengan Lebanon. Mereka juga akan membahas upaya untuk memperluas Kesepakatan Abraham.
Netanyahu tiba di Washington DC pada Selasa, 28 Juli 2026, dan dijadwalkan menghadiri makan malam peringatan pribadi untuk menghormati mendiang senator Lindsey Graham. Ia juga dijadwalkan untuk menghadiri upacara peringatan untuk Graham pada sore harinya.
Pertemuan ini diharapkan dapat membantu memperkuat hubungan antara Amerika Serikat dan Israel, serta membahas tentang masalah keamanan di Timur Tengah. Dalam pertemuan ini, Netanyahu dan Trump juga diharapkan membahas tentang kemajuan negosiasi dengan Lebanon dan upaya untuk memperluas Kesepakatan Abraham.
Perang dengan Iran telah menyebabkan ketegangan di Timur Tengah, dan pertemuan ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan konflik ini. Amerika Serikat dan Israel telah bekerja sama untuk menghadapi ancaman dari Iran, dan pertemuan ini merupakan langkah lanjutan dari kerja sama tersebut.
Kedua pemimpin ini juga diharapkan membahas tentang masalah keamanan di Timur Tengah, termasuk ancaman dari kelompok teroris dan negara-negara yang tidak stabil. Mereka juga diharapkan membahas tentang kemajuan negosiasi dengan Lebanon dan upaya untuk memperluas Kesepakatan Abraham.
Dalam kesimpulan, pertemuan antara Netanyahu dan Trump di Gedung Putih merupakan langkah penting untuk memperkuat hubungan antara Amerika Serikat dan Israel, serta membahas tentang masalah keamanan di Timur Tengah. Pertemuan ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan konflik dengan Iran dan memperkuat kerja sama antara kedua negara.











